Converse All Stars Buka Gerai Virtual Pertama di Pulau Tumpukkan Sampah di Samudra Pasifik 

Renew Labs Store ini bertujuan untuk mengumpulkan dana guna penutupan pulau yang berisi tumpukan sampah dan membuang fondasi sampah sesegera mungkin.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Converse
Renew Labs Store, gerai virtual pertama Converse All Stars di atas pulau tumpukan sampah di Samudra Pasifik. 

WARTAKOTALIVE.COM, SAMUDRA PASIFIK — Pulau yang terbentuk dari timbunan sampah ini terletak di Samudra Pasifik, tepatnya di antara Hawaii dan California-mencakup wilayah seluas 1,6 juta kilometer persegi dan mengandung sekitar 80 juta ton limbah plastik yang akan terus berlipat ganda jumlahnya di setiap dekade.

Frustrasi dengan terus banyaknya sampah menumpuk, Converse All Stars, sekelompok seniman dan aktivis muda yang sadar lingkungan, memutuskan untuk mengambil tindakan, dengan meluncurkan virtual Sustainable Renew Lab, sebuah gerai virtual di atas sampah yang menumpuk itu.

Tujuan utama pembuatan toko ini tidak hanya untuk mempertunjukkan koleksi prototipe sepatu sustainable yang telah dikerjakan. Tapi pada akhirnya, Renew Labs Store ini bertujuan untuk mengumpulkan dana guna penutupan pulau yang berisi tumpukan sampah dan membuang fondasi sampahnya sesegera mungkin.

Meskipun saat Renew Lab Store tutup, bukan berarti pekerjaan All Stars selesai:

“Ada 80 ribu ton limbah plastik yang dilepaskan ke laut setiap tahun, dan secara global kurang dari 10 persen plastik didaur ulang. Jadi meskipun menutup toko tidak akan mengakhiri masalah, kami berharap ini akan meningkatkan kesadaran bagi kita semua, dan generasi mendatang, untuk membantu menemukan solusi yang berkelanjutan,” ucap Varsha Yajman, Advokat Keadilan Iklim dan Anggota All Stars yang memimpin peluncuran gerai virtual ini, dalam pernyataan resminya, Senin (26/4/2021).

Kunjungan virtual Renew Labs Store.
Kunjungan virtual Renew Labs Store. (Dok. Converse)

Koleksi prototype produk sustainability yang sangat terbatas

Di dalam Renew Labs yang terdapat di gerai virtual ini, pengunjung dapat melihat beberapa koleksi dari prototype produk sustainability yang dibuat dari kreasi sekitar 40+ member All Stars.

Turut menampilkan member All Star yang menjadi team leader di campaign ini, Maggie Zhou dan Varsha Yajman (AUS), serta membuat prototype lainnya seperti Pedro Souza (BRA), Dewi N. Sutrisno (IDN), Emma French (AU), Dulce Margarita Monjarat Leyva (MX), Samkelo Boyde Xaba (SA), dan masih banyak kolaborasi yang berasala dari seluruh penjuru dunia.

“Kami ingin mengubah sepatu paling ikonik menjadi yang paling ramah lingkungan” kata Miguel Carrillo, Direktur Pemasaran Converse.

“Tapi kita tahu kita tidak dapat melakukannya sendiri. Jadi kita bersama-sama dengan All Stars–anak-anak muda progresif dari Bogotá hingga Bangalore-dan meminta mereka untuk membantu kita mencari cara untuk mencapainya. Mereka adalah penggerak nyata dalam evolusi kita,"  sambungnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved