Breaking News:

Pendidikan

Bantuan Psikologis Kerap Terlupakan, Satkaara Cetuskan Program Edukasi Trauma Healing Pasca Bencana

Dampak bencana yang tidak kalah penting namun seringkali luput dari perhatian adalah gangguan kejiwaan (psikologis) pada anak atau disebut trauma.

Istimewa
Webinar Pelatihan Psikososial dan Trauma Healing Bagi Tenaga Pendidik yang diselenggarakan oleh Cetta Satkaara dan Rumah Guru BK (RGBK), Sabtu (10/4/2021), menghadirkan pemateri Christina Dumaria Sirumapea M.Psi.,Psikolog, Psikolog Klinis Dewasa dan Associate Assessor di TigaGenerasi serta Ana Susanti, M.Pd, Founder RGBK dan Widyaiswara di Kemendikbud RI. Webinar ini diikuti 200 guru terpilih setingkat SD, SMP dan SMA Sederajat di seluruh Indonesia. Cetta Satkaara bersama Rumah Guru BK (RGBK) mencetuskan program edukasi trauma healing pasca bencana. 

- Bencana terjadi, tak hanya bangunan sekolah roboh, pendidikan pun praktis terhenti

- Bantuan untuk ranah psikologis sering terlupakan

- Cetuskan program edukasi trauma healing pasca bencana

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indonesia masuk dalam daftar 35 negara paling rawan bencana di dunia. Sepanjang tahun 2021 ini saja, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah 1.125 bencana alam terjadi di tanah air.

Hal ini tak lepas dari letak strategis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa serta tiga lempeng yaitu Eurasia, Indoasia dan Pasifik, yang kerap menjadi faktor pemicu seringnya terjadi bencana alam.

Bencana alam seperti gempa bumi atau tsunami memberikan dampak destruktif yang sangat besar bagi masyarakat. Hampir semua ranah terpengaruh bahkan lumpuh. Tak terkecuali pendidikan.

Menurut data Kemendikbud per 2017,  terdapat 250.000 sekolah di Indonesia yang berada di wilayah risiko tinggi multi bencana.

Ketika bencana melanda, bukan hanya bangunan sekolah yang roboh, kegiatan yang berkaitan pendidikan pun praktis terhenti.

Baca juga: Dampak Kekurangan Zat Besi pada Perkembangan Psikologis Si Kecil

Baca juga: Dukung Pengusaha Garmen Lokal, Cotton Council International Terus Promosikan Kapas Berkelanjutan

Trauma

Dampak bencana yang tidak kalah penting namun seringkali luput dari perhatian adalah gangguan kejiwaan (psikologis) pada anak atau biasa disebut trauma.

Berbeda dengan biaya kerusakan secara sosial atau ekonomi yang dapat dihitung, dampak psikologis pada anak pasca bencana tidak dapat diprediksi waktu, durasi serta intensitasnya.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved