Breaking News:

Tekan Penyebaran Covid-19, Sekda Kabupaten Bekasi Beri Pesan ke Seluruh ASN Jangan Kemana-mana Dulu

“Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
ILUSTRASI --- Terkait kebijakan pemerintah soal larangan mudik, aparatur sipil negara (ASN) Kota Bekasi diwajibkan tetap bekerja hingga H-1 Lebaran atau 11 Mei 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Pemerintah secara resmi telah melarang mudik Lebaran 2021 selama 6-17 Mei 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju berpesan, agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga dilarang bepergian mulai 6-17 Mei 2021.

“Saya mengimbau agar setiap ASN tidak kemana-mana. Karena dengan ini, akan menekan penyebaran Covid -19,” ujarnya, di Cikarang pada Senin (26/4/2021).

Lebih lanjut, larangan mudik juga sudah diumumkan dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kebijakan itu diperketat dengan dikeluarkanya Addendum atas SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut.

“Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021,” terangnya.

Uju meminta agar para ASN mematuhi aturan itu. Jika kedapatan nekad mudik, akan diberikan sanksi tegas.

“Tentu ada sanksinya, apalagi kan ada penyekatan. Malu kalau ketahuan mau mudik, ASN harus jadi contoh,” beber dia.

Ia menambahkan ASN diperbolehkan ke luar kota atau daerah jika keperluan kedinasan. Sesuai aturan pemerintah, itu juga harus dilengkapi izin dari atasan.

“Harus ada izin keluar, itu juga hanya keperluan dinas atau kerja saja,” imbuh dia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved