Breaking News:

Parkir Liar

Puluhan Motor di Kelapa Gading Dikenakan Sanksi Cabut Pentil karena Parkir Liar

Puluhan motor yang kedapatan parkir liar di depan Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikenakan sanksi berupa cabut pentil.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Puluhan motor yang kedapatan parkir liar di depan Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara dikenakan sanksi berupa cabut pentil. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Puluhan motor yang kedapatan parkir liar di depan Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara dikenakan sanksi berupa cabut pentil

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak mengatakan ada sebanyak 30 motor mendapat sanksi cabut pentil

“Sanksi diberikan guna memberikan efek jera bagi pengendara yang memarkirkan kendaraa bukan pada tempatnya,” kata Harlem, Senin (26/4/2021).

Baca juga: MELIHAT CANTIKNYA Kolong Tol Becakayu, dari Tempat Parkir Liar jadi Taman Edukasi dan Olahraga

Baca juga: Dalam 3 Bulan 1.718 Kendaraan Ditindak di Jakarta Barat, Kebanyakan Karena Parkir Liar

Harlem menjelaskan, sanksi cabut pentil merujuk pada Pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014.

Motor yang biasa parkir liar di lokasi didominasi oleh pengendara ojek online (ojol) yang biasa mengambil orderan demi menghindari biaya tarif parkir pihak pengelola mal.

"Pengendara ojol yang sering mengambil pesanan online di MOI mengatakan lebih baik parkir di luar MOI karena di dalam tarif masuknya mahal," ucap Harlem.

Padahal Pemerintah Kota Jakarta utara secara kewilayahan sudah memfasilitasi pihak ojek online dengan MOI untuk mencari solusi, terkait biaya tarif parkir supaya lebih terjangkau.

"Tetapi tidak ada kesepakatan di antara kedua belah pihak," sambungnya.

Baca juga: Ganggu Keberadaan Kamera ETLE, Ratusan Lapak PKL dan Keberadaan Parkir Liar di Simpang SGC Dibongkar

Baca juga: Penerapan ETLE di Simpang SGC Kabupaten Bekasi Berdampak Penertiban PKL dan Parkir Liar

Untuk itu pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya penertiban dan penindakan di lapangan sesuai dengan aturan ketentuan yang berlaku secara persuasif dan humanis.

"Parkir di bahu jalan bisa mengurangi kapasitas lalu lintas sehingga menimbulkan kemacatan," ungkap Harlem.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved