Breaking News:

Larangan Mudik

PT Pelni Menghentikan Sementara Operasional Angkutan Kapal selama Periode Larangan Mudik

PT Pelni menghentikan sementara operasional angkutan laut bagi penumpang mulai 6-17 Mei 2021, sebagai tindak lanjut larangan mudik.

Editor: Valentino Verry
Antaranews.com
Ilustrasi kapal PT Pelni. PT Pelni menghentikan sementara operasional angkutan laut bagi penumpang muai 6-17 Mei 2021, sebagai tindak lanjut adanya larangan mudik oleh pemerintah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni menghentikan sementara operasional angkutan laut bagi penumpang mulai 6-17 Mei 2021, sebagai tindak lanjut adanya larangan mudik oleh pemerintah.

Pejabat sementara Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Opik Taufik, menyebutkan Pelni memastikan tidak menjual tiket kapal untuk keberangkatan per tanggal 6-17 Mei 2021.

"Selain itu kami hanya mengoperasikan angkutan kapal penumpang di pelabuhan terakhir pada 5 Mei 2021. Kemudian angkutan kapal penumpang Pelni akan kembali berlayar pada 18 Mei 2021 dan ada ," kata Opik dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Opik juga menjelaskan terkait penjualan tiket kapal,  bahwa selama masa peniadaan mudik penjualan tiket melalui website, mobile apps. channel online hingga agen tiket dihentikan sementara.

Baca juga: Polda Metro Jaya Siapkan Tes Antigen Gratis di Rest Area Tol Cikampek, Sebelum Aturan Larangan Mudik

Baca juga: VIDEO Larangan Mudik Lebaran, Penjualan Tiket Bus AKAP Di Terminal Kalideres Anjlok

Kemudian terkait adanya pengetatan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) oleh Satgas Covid-19, Opik mengungkapkan, saat ini ada perubahan terkait masa berlaku hasil tes Covid-19.

"Saat ini untuk hasil tes negatif Covid-19 menggunakan rapid antigen dan juga GeNose C19 hanya berlaku 1x24 jam sejak keberangkatan," ujar Opik.

Lanjut Opik, aturan ini berlaku selama periode 22 April-5 Mei 2021 atau sebelum adanya peniadan mudik dan 18-24 Mei 2021 atau setelah peniadaan mudik.

Kebijakan yang diambil Pelni ini, sesuai dengan Addendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid 19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 H dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021.

Selain itu, selama peniadaan mudik lebaran 2021, Pelni berencana untuk mengoperasikan sembilan kapal penumpang tanpa membawa pemudik untuk menunjang pelayanan logistik.

Pemerintah mengumumkan adanya larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, sebagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Ada Pengetatan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri, Jumlah Penumpang KAI Menurun Akibat Larangan Mudik

Baca juga: Presiden KSBSI Minta Seluruh Buruh Patuhi Larangan Mudik Lebaran 2021

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved