Breaking News:

Larangan Mudik

Polda Metro Jaya Siapkan Tes Antigen Gratis di Rest Area Tol Cikampek, Sebelum Aturan Larangan Mudik

Sebelum larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang, Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan tes swab antigen gratis bagi para pemudik.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan pihaknya akan menggelar tes antigen gratis pada periode 1-5 Mei 2021 di Rest Area Tol Cikampek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebelum penerapan larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang, Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan tes swab antigen gratis bagi para pemudik di Rest Area KM 19 Tol Cikampek.

Tes swab antigen gratis ini akan dilakukan mulai 1 sampai 5 Mei 2021 mendatang.

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Senin (26/4/2021).

Baca juga: VIDEO Larangan Mudik Lebaran, Penjualan Tiket Bus AKAP Di Terminal Kalideres Anjlok

Baca juga: Ada Pengetatan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri, Jumlah Penumpang KAI Menurun Akibat Larangan Mudik

“Pelaksanaan tes antigen di rest area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek, yakni pada 1-5 Mei 2021,” kata Sambodo.

Ia menjelaskan pelaksanaan tes antigen gratis digelar secara drive thru. 

"Artinya, pengemudi tetap berada di mobil dan petugas kesehatan yang mendatangi untuk melakukan tes. Kuotanya antara 100 hingga 200 pengemudi dalam sehari," katanya.

Tes antigen tambahnya diberlakukan untuk pengemudi yang tidak bisa menunjukkan surat swab atau bebas Covid-19 dalam melakukan perjalanan.

"Nanti ada 100-200 per hari. Jadi untuk lima hari kita akan siapkan 1.000 untuk pelaksanaan swab antigen gratis," katanya.

Baca juga: Presiden KSBSI Minta Seluruh Buruh Patuhi Larangan Mudik Lebaran 2021

Baca juga: VIDEO Presiden KSBSI Minta Seluruh Buruh Patuhi Larangan Mudik

Untuk yang diketahui reaktif atau positif, kata Sambodo pihaknya akan memutar balik kendaran dan merujuk yang bersangkutan untuk isolasi mandiri.

Menurutnya, setelah itu yakni mulai 6 Mei pihaknya langsung menerapkan penyekatan untuk pelarangan mudik, dan memutar balik semua pemudik.

Kecuali kata dia, pihak-pihak yang diatur boleh melakukan perjalanan.

“Tanggal 6 Mei kita mulai lakukan larangan mudik dengan penyekatan sampai tanggal 17 Mei," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved