Breaking News:

Artis Tersangkut Narkoba

Nindy Ayunda Tak Tahu Askara Simpan Psikotropika dan Senpi Ilegal, Berharap Suaminya Dihukum Ringan

Penyanyi Nindy Ayunda tidak pernah tahu suaminya mengonsumsi psikotropika jenis Happy Five hingga senjata api ilegal. Benarkah?

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Penyanyi Nindy Ayunda memberikan kesaksian di sidang perkara narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal Askara Parasady Harsono. Nindy Ayunda hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021). 

"Kami lihat dulu fakta-fakta persidangan," kata ketua Majelis Hakim.

Suami Nindy Ayunda itu ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: Askara Suami Nindy Ayunda Didakwa 2 Pasal Berlapis, Diduga Pakai Psikotropika Happy Five dan Ekstasi

Baca juga: Nikita Mirzani Dikabarkan Dekat dengan Suami Nindy Ayunda, Berharap Punya Anak dari Dimas Beck

Askara Parasandy Harsono ditangkap di rumahnya, kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada 7 Januari 2021.

Polisi mengamankan psikotropika happy five 1,5 butir, alat hisap narkotika, pelumas rubricant bergambar canabis, dan senjata api tanpa izin milik suami Nindy Ayunda.

Senjata api bermerek Barata kalibar 3,65 itu diamankan polisi dari tangan Askara Parasady Harsono bersama 50 butir peluru tajam.

Penyanyi Nindy Ayunda memberikan kesaksian di sidang perkara narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal Askara Parasady Harsono. Nindy Ayunda hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021).
Penyanyi Nindy Ayunda memberikan kesaksian di sidang perkara narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal Askara Parasady Harsono. Nindy Ayunda hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021). (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Suami Nindy Ayunda didakwa melanggar Pasal 62 Undang Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Askara juga didakwa Pasal 127 Ayat 1 a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Ancaman hukuman untuk Askara adalah maksimal 20 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved