Aksi OPM

Minta TNI-Polri Tumpas Habis KKB Papua, Ketua MPR: Urusan HAM Kita Bicarakan Kemudian

Kata Bamsoet, tak boleh ada lagi toleransi terhadap KKB melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat, serta mengakibatkan korban jiwa.

Editor: Yaspen Martinus
Instagram @bambang.soesatyo
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta aparat TNI, Polri, dan BIN menurunkan kekuatan penuh, untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta aparat TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN) menurunkan kekuatan penuh, untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Kata Bamsoet, tak boleh ada lagi toleransi terhadap KKB melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat, serta mengakibatkan korban jiwa.

"Saya meminta pemerintah dan aparat keamanan tidak ragu dan segera turunkan kekuatan penuh menumpas KKB di Papua yang kembali merenggut nyawa."

Baca juga: Fadli Zon Nilai Menteri Keuangan Sangat Patut Diganti, Puji Menteri Kesehatan dan Sandiaga Uno

"Tumpas habis dulu, urusan HAM kita bicarakan kemudian."

"Kalau perlu turunkan kekuatan 4 matra terbaik yang kita miliki selain Brimob Polri, Gultor Kopassus, Raiders, Bravo, dan Denjaka."

"Kasih waktu satu bulan untuk menumpas mereka,” tegas Bamsoet lewat keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Pakai Rompi Oranye dan Diborgol, M Syahrial Minta Maaf kepada Warga Kota Tanjungbalai

Warga Kehormatan BIN ini menuturkan, tindakan KKB di Kabupaten Puncak Papua dalam beberapa waktu belakangan, sudah sangat meresahkan.

Pada 8 April 2021, KKB di Kabupaten Puncak menembak mati seorang guru bernama Oktavianus Rayo.

KKB juga membakar tiga sekolah di Kabupaten Puncak.

Baca juga: Sindir Kabinet Gemuk Jokowi, Fadli Zon: Ditambah badan-badan, Dihitung-hitung Ada 100 Menteri

Pada 9 April 2021, seorang guru SMP bernama Yonathan Randen kembali ditembak mati KKB di Kabupaten Puncak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved