Breaking News:

Beasiswa

KABAR GEMBIRA, Skema Biaya Kartu Indonesia Pintar Kuliah Naik Sampai Rp 12 Juta Per Semester

Selain kebijakan Merdeka Belajar, Kemendikbud baru saja meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kesembilan: KIP Kuliah Merdeka.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Feryanto Hadi
(Warta Kota/Mochammad Dipa)
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Aris Junaidi memberikan paparan terkait kebijakan Merdeka Belajar dan KIP Kuliah Merdeka saat konferensi pers virtual Quipper Scholarship Award 2021, Senin (26/4). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar di luar program studinya melalui Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam kebijakan tersebut, mahasiswa memiliki kesempatan selama satu semester hingga paling lama dua semester pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda, pembelajaran pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda; dan/atau pembelajaran di luar Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa sekarang boleh belajar di luar prodi utamanya selama satu semester hingga paling lama dua semester untuk mengambil kesempatan peluang dan menambah kompetensi serta pengalaman dengan melakukan kegiatan apa saja yang dilakukan mahasiswa diluar kampus,” ungkap Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Aris Junaidi saat konferensi pers virtual Quipper Scholarship Award 2021, Senin (26/4).

Baca juga: Ingin Jadi Bagian dari 1.200 Putra-putri Terbaik Raih Beasiswa, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Mau Bebas Biaya Kuliah dan dapat Biaya Tunjangan Bulanan? Daftar KIP Kuliah 2021, Ini Caranya

Aris mengungkapkan, ada sembilan kegiatan yang bisa mahasiswa lakukan diluar kampus, diantaranya magang kerja; membangun desa; mengajar di sekolah; proyek mandiri; pertukaran mahasiswa; kewirausahaan; proyek penelitian; relawan kemanusiaan; dan relawan program lain sebagai cadangan.

“Intinya dengan sembilan kegiatan ini, mahasiswa akan meningkatkan hard skills, soft skills, life skills, network, experience dan portofolio sehingga outcomenya mahasiswa bisa menjadi profesional, entrepreneur, socio-preneur, saintist, birokrat, politisi, inilah nanti impact-nya tercipta SDM unggul dan Indonesia Maju,” ujar Aris.

Selain kebijakan Merdeka Belajar, Kemendikbud baru saja meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kesembilan: KIP Kuliah Merdeka.

Baca juga: Sambut Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Optimalkan Pemanfaatan Dana BOS dari Kemendikbud

Dalam kebijakan ini, mulai angkatan mahasiswa baru 2021, skema KIP kuliah diubah untuk memberi bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup yang jauh lebih tinggi.

Aris mengatakan, bila pada skema KIP Kuliah tahun 2020 rata-rata besaran uang kuliah Rp 2,4 juta per semester, di 2021 terbagi sesuai akreditasi prodi, dengan rincian:

Bantuan biaya pendidikan prodi akreditasi A: maksimal Rp 12 juta per semester

Bantuan biaya pendidikan prodi akreditasi B: maksimal Rp 4 juta per semester

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved