Jalur Tikus di Serang Baru Kabupaten Bekasi Jadi Primadona, Camat Ajak Perangkat Desa Awasi Pemudik

Sejumlah pengendara yang kedapatan hendak curi start mudik diberhentikan untuk diminta memperlihatkan surat hasil rapid test antigen.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
ILUSTRASI Jalur tikus yang digunakan pemudik keluar dari Kota Bekasi Banjir Kanal Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERANG BARU --- Di wilayah Serang Baru Kabupaten Bekasi banyak sekali jalur tikus yang dapat melintasi ke wilayah Karawang, Bogor hingga Bandung.

Pihak Kecamatan Serang Baru pun sudah melakukan koordinasi ke tiap desa guna mengantisipasi pemudik lewat jalan tikus ini.

“Iya, ada jalur ke Puncak dan betul ada banyak jalur tikus. Jadi kita sudah berkoordinasi dengan tiap desa untuk penjagaan nanti,” tutur Camat Serang Baru, Mirtono Suherianto, Senin (26/4/2021).

Mirtono mengatakan, jalur jalan yang ada di Wilayah Kecamatan Serang Baru masih menjadi primadona untuk para pemudik.

“Setelah lolos, bisa langsung ke Cibarusah dan dari jalur itu akan muncul di Jonggol, hingga alternatifnya bisa sampai ke puncak menuju wilayah Cianjur, Garut dan Tasikmalaya,” kata dia.

“Tahun- sebelumnya juga begitu, banyak yang pilih jalur kesini. Selain engga kena macet, juga lebih mudah untuk alternatif. Maka, karena ada larangan mudik, kita akan menjaga,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak kepoliisan terkait mana saja yang nantinya harus di lakukan penjagaan.

Khususnya, yang berkenaan dengan jalan tikus menuju jalur utama.

“Memang kebanyakan ini jalur tikus khusus sepeda motor saja. Maka kita koordinasi dengan kepolisian bagaimana proses penjagaannya,” paparnya.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan pihaknya telah melakukan patroli serta penjagaan jalur mudik.

Sejumlah pengendara yang kedapatan hendak curi start mudik diberhentikan untuk diminta memperlihatkan surat hasil rapid test antigen.

“Kita juga lakukan tes antigen, jika hasil reaktif kami minta putar balik dan lakukan perawatan,” kata Hendra, pada Senin (26/4/2021).

Hendra menuturkan patroli penyekatan dilakukan diperbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor maupun di terminal yang menyediakan angkutan umum antarprovinsi.

Seperti Jalur Pantura di Kedungwaringin, berbatasan dengan Karawang dan Jalan Raya Cibarusah, berbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved