Breaking News:

Mobil DFSK

DFSK Jual Empat Unit Mobil Listrik Komersial Pertama di Indonesia di IIMS Hybrid 2021

Agen Pemegang Merek (APM) DFSK, PT Sokonindo Automobile, mengungkapkan pihaknya mampu menjual empat unit mobil komersial listrik di ajang IIMS.

Editor: Valentino Verry
tribunnews.com
Agen Pemegang Merek (APM) DFSK, PT Sokonindo Automobile mengungkapkan mobil listrik komersial pertama mereka, yakni Gelora E, sudah dipesan empat unit di IIMS Hybrid 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agen Pemegang Merek (APM) DFSK, PT Sokonindo Automobile mengungkapkan mobil listrik komersial pertama mereka, yakni Gelora E, yang sudah dipesan empat unit di IIMS Hybrid 2021.

Empat unit DFSK Gelora E yang dipesan konsumen di IIMS Hybrid seluruhnya berjenis minibus.

"Data terakhir yang saya lihat untuk Gelora yang listrik sudah ada pemesanan empat orang yang pre-booking, keempatnya itu minibus," terang PR and Media Manager PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi, saat Media Gathering di IIMS Hybrid 2021, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Di IIMS Hybrid 2021, tak hanya Gelora E yang mendapat sambutan positif dari pengunjung, SUV Glory 560 juga berhasil mengantongi SPK yang cukup menarik.

Baca juga: DFSK Luncurkan Mobil Listrik Niaga Gelora E Pada Ajang IIMS Hybrid 2021

Baca juga: DFSK Klaim Ekspor Produknya Meningkat Hingga 228 Persen pada 2020

"Untuk pemesanan terbanyak sampai sekarang sih kita lihat kayaknya masih di SUV ya, di Glory 560. Sedangkan yang keduanya Super Cab dan selanjutnya di i-Auto," sambungnya.

Untuk detail angka berapa pemesanan yang telah dikantongi DFSK selama pameran IIMS, Achmad Rofiqi belum bisa memberikan detailnya.

Nanti ketika IIMS Hybrid 2021 di tutup pada 25 April 2021, DFSK akan memberikan rincian angkanya.

"Untuk hasil saat ini kita masih rekap, tapi mungkin hasil akhirnya akan kami beritahu di hari Minggu. Untuk hari ini kita belum bisa kasih tahu karena masih on going ya, harapannya sih bisa mendapatkan hasil yang cukup baik di IIMS ini," kata Achmad Rofiqi.

Pada kesempatan itu, PT Sokonindo Automobile menyarankan pemerintah untuk membuat standar charger kendaraan listrik.

"Kami menyarankan agar pemerintah membuat standar SNI untuk charger kendaraan listrik di Indonesia. Kalau nanti tiap brand berbeda kan jadi susah, kasihan konsumen juga. Misalnya charger DFSK beda sama Mitsubishi atau Toyota atau pabrikan lain, kalau misal ingin pakai stasiun pengisian listrik umum kan jadi susah," tutur Sales And Marketing Director PT Sokonindo Automobile Rifin Tanuwijaya.

Baca juga: DFSK Klaim Ekspor Produknya Meningkat Hingga 228 Persen pada 2020

Baca juga: DFSK Gelora Versi Penumpang Rakitan Indonesia, Berikut Ini Spesifikasi Harga dan Cicilan Terendahnya

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved