Berita Jakarta

Sempat Menolak, Semua WNA India Akhirnya Turuti Perintah Mayjen Dudung Tinggal di Hotel Holiday Inn

Sempat Menolak Dipindahkan, Seluruh WNA India Turuti Perintah Mayjen Dudung, Mereka Tinggal di Hotel Holiday Inn

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
TNI-Polri menjaga ketat area hotel yang diduga dijadikan tempat penginapan warga India, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI -Seluruh Warga Negara Asing (WNA) asal India yang sempat menolak dipindahkan dari sebuah hotel di Menteng, Jakarta Pusat dipastikan sudah pindah ke Hotel Holiday Inn, Tamansari, Jakarta Barat.

 
Hotel Holiday Inn Tamansari sendiri saat ini menjadi lokasi karantina WNA India yang baru masuk ke Indonesia. 

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengakui bahwa sempat terjadi penolakan perpindahan dari WNA asal India yang menginap di sebuah hotel di Menteng.
Namun kata Dudung, hal itu bisa segera diatasi.
Setelah sempat terjadi penolakan, para WNA itu akhirnya mau dipindahkan ke hotel yang disediakan sebagai karantina untuk WNA India yang sehat.
 
Mereka yang ditempatkan di hotel itu harus negatif Covid-19.

Hal itu diungkapkan Dudung saat ditanyai dalam konferensi pers di Hotel Holiday Inn, Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (24/4/2021).

"Sudah kondusif. Semua sudah mau dipindahkan kesini," ujar Dudung tanpa menjelaskan berapa jumlah WNA India yang dipindahkan dari Menteng.

Saat ini sendiri dari 153 WNA India, sudah 90 WNA yang dikarantina di Hotel Holiday Inn Tamansari.

Mereka semua dipastikan sudah negatif Covid-19.

Sementara sisanya 51 orang masih dalam proses pindah ke hotel yang sudah ditentukan oleh pihak Satgas Covid-19.

Baca juga: Beli Ekskavator Senilai Rp 1,265 Miliar dari PT Indotruck Utama, Arwan Koty Mengaku Dikriminalisasi

Baca juga: Berawal dari Surat Penghentian Penyelidikan, Arwan Koty Mengaku Dikiriminalisasi PT Indotruck Utama

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono



Kapolda Metro Jaya Fadil Imran sendiri memastikan bahwa mereka akan menindak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi apabila ada WNA India yang tidak taat dengan prosedur kesehatan di Indonesia.

Saat ini Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya sudah membentuk lima tim.
Yakni tim pencarian, tim evakuasi, tim kesehatan, tim penjagaan, dan tim penegakan hukum untuk menyisir WNA India yang masuk ke Indonesia.

Diketahui sebelumnya asal masuk ke Indonesia di tengah lonjakan kasus Covid-19 di negara tersebut.

Tercatat ada sebanyak 160 di antaranya, tujuh orang WNI dan 153 merupakan WNA asal India.

Dari 153 WNA asal India, 12 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Mereka yang positif Covid-19 ditempatkan di Hariston Hotel and Suites di Penjaringan, Jakarta Utara. (m24)
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved