Penyidik KPK Terima Suap, Bambang Widjojanto Minta Firli Bahuri Cs Mundur

Menurut BW, kasus dugaan suap yang menyeret penyidik KPK AKP Stepanus Robin Patujju, membuat malu lembaga antirasuah tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) meminta komisioner KPK jilid V mengundurkan diri. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) meminta komisioner KPK jilid V mengundurkan diri.

Sebab, menurut BW, kasus dugaan suap yang menyeret penyidik KPK AKP Stepanus Robin Patujju, membuat malu lembaga antirasuah tersebut.

"Untuk menghilangkan 'aib' dan 'karma' yang sangat memilu dan memalukan ini, pimpinan KPK sebaiknya segera mengundurkan diri, seperti layaknya pemimpin di negara yang civilized," kata BW, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Arief Poyuono Desak KPK Dibubarkan, Katanya Sudah Jadi Sarang Ular Anaconda

"Karena telah terbukti, kepantasan kepemimpinannya telah ternoda."

"Karena ketidakmampuannya mengeksekusi integritas sebagai suatu harga mati, apa pun risiko dan taruhannya," tambahnya.

BW memandang ada tren integritas di komisi antirasuah sudah tak lagi diutamakan.

Baca juga: Ternyata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang Minta AKP SRP Bantu Urus Kasus Wali Kota Tanjungbalai

Terlebih, selain kasus Robin, ada pula kasus lainnya, seperti pencurian barang bukti emas seberat Rp 1,9 kilogram oleh pegawai KPK.

"KPK 'ditonjok' bertubi-tubi."

"Tak pernah terjadi dalam sejarah periode kepemimpinan KPK sebelumnya, sebagaimana insan KPK terinfeksi virus nir-integritas yang sangat akut dan sangat meresahkan," tutur BW.

Baca juga: Nilai Tes Penyidik KPK yang Disuap Wali Kota Tanjungbalai di Atas Rata-rata, tapi Integritas Anjlok

BW khawatir tren tersebut akan berlanjut selama pimpinan KPK saat ini tak bisa menjadi teladan bagi pegawainya.

Ia mengatakan, pimpinan KPK seharusnya bisa menunjukkan dan menjaga integritas tanpa cela sedikitpun.

"Tidak ada jaminan virus nir-integritas tidak menginfeksi insan KPK lainya, ketika keteladanan dari pimpinan KPK tidak bisa ditunjukan secara tegak lurus."

Baca juga: Prabowo Bilang Oksigen di KRI Nanggala-402 Masih Cukup Beberapa Hari Lagi, Optimis Segera Ditemukan

"Bahwa mereka menjadi garda terdepan yang bisa dicontoh dan dihormati."

"Karena senantiasa menjaga integritas dan akuntabilitasnya tanpa cela dan titik, tanpa koma," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved