Breaking News:

Media Sosial

Aksi Phising dan Tag Akun Porno Marak di Facebook, Pakar Keamanan Siber Jelaskan Bahayanya

Sudah ada puluhan ribu pengguna Facebook di Indonesia yang jadi korban aksi tag massal konten porno

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Facebook 

Hal ini bisa dicegah, apabila korbannya terlindungi oleh antivirus yang baik.

Ketika antivirus itu diaktifkan akan langsung muncul peringatan kalau situs yang dikunjungi adalah situs berbahaya, beresiko tinggi dan mengandung aktivitas Phishing atau situs palsu yang bertujuan mencuri kredensial seperti yang terdeteksi oleh Webroot Web Threat Shield.

Baca juga: VIRAL, Emak-emak Pengendara Brio di Tangerang Halangi Laju Ambulans, Polisi Kantongi Identitasnya

Baca juga: Bandara Soetta Tetap Layani Penerbangan Reguler Meski Ada Larangan Mudik

Tanpa antivirus seperti Webroot, korban yang mengklik tombol Tonton Video akan langsung mendapatkan situs phishing yang dirancang seakan seperti Facebook meminta konfirmasi ulang dan meminta pengguna memasukkan email dan kata sandi.

Perlu diketahui, bahwa laman login itu bahkan tidak menggunakan domain Facebook tetapi menggunakan situs lain.

Jika korban memasukkan kredensial Facebooknya dalam situs phishing ini, akunnya akan dipakai untuk menyebarkan informasi Facebook Page yang dibuat dengan mention massal.

Sehingga pelaku bisa menjalankan aktivitas di Facebook tanpa diketahui pemilik akun aslinya.

Jika sudah terlanjur menjadi korban mention, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah melaporkan Facebook Page yang menjadi biang kerok masalah.

Baca juga: Mayoritas Data Pasar Modal di Zona Merah Sepekan, IHSG Minus 1,14 Persen

Baca juga: Kerap Bermasalah, Fitur Autopilot Tesla Ternyata Bisa Dikelabui Tanpa Pengemudi

Beberkan pula informasi kepada akun yang melakukan mention supaya segera mengganti password Facebooknya karena sudah disalahgunakan untuk mention massal.

Saat ini beragam modus phising banyak dilakukan di platform media sosial.

Salah satu faktor pencegahan yang ampuh adalah jangan sampai terpancing untuk membuka link yang tidak diketahui sumber dan pengembangnya. (Fandi Permana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved