Breaking News:

Media Sosial

Aksi Phising dan Tag Akun Porno Marak di Facebook, Pakar Keamanan Siber Jelaskan Bahayanya

Sudah ada puluhan ribu pengguna Facebook di Indonesia yang jadi korban aksi tag massal konten porno

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Facebook 

"Metode yang digunakan untuk memancing korbannya juga tidak jauh-jauh, ibarat memancing anak kecil dengan permen guna menculiknya, korban dipancing dengan video dengan judul bombastis dan gambar seronok. Setelah diklik, korban sudah masuk perangkap mereka dan kredensialnya sudah masuk semua dalam data pelaku," jelas Alfons.

Baca juga: VIRAL, Emak-emak Pengendara Brio di Tangerang Halangi Laju Ambulans, Polisi Kantongi Identitasnya

Baca juga: Psikolog Bagikan Kiat Menciptakan Rasa Bahagia saat Terlalu Lama di Rumah saat Masa Pandemi

Saat situs phishing sudah disiapkan, tentu tidak akan langsung menarik banyak korban.

Alfons mengatakan, tidak mungkin aksi tag akun porno massal ini menggunakan fitur Facebook Ads karena iklan seperti ini pasti tidak akan lolos sensor.

Maka, pelaku memilih opsi mention sebagai cara untuk membuat situs tersebut viral.

Mention itu sangat mirip dengan Tag yang kira-kira seperti 'mencolek' atau menurut Facebook 'menyebut'.

Facebook sendiri mengizinkan penggunanya untuk saling mention siapa pun, meski tidak saling kenal atau berteman. Hal ini jadi jalan bagi pelaku siber untuk melancarkan aksi ini.

"Hal ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh pembuat aksi ini dan dipadukan aksi phishing yang tiap kali berhasil mencuri kredential Facebook korbannya.

Baca juga: NEW MINI Countryman Hadir dengan Banyak Fitur Baru, Harga Mulai Rp 629 Juta

Baca juga: Kemenkominfo Blokir 44 Konten Ujaran Kebencian Jozeph Paul Zhang di Media Sosial

Maka akun tersebut langsung dipakai untuk melakukan mention massal kepada sebanyak mungkin kontak," ungkap Alfons.

Melihat dari kecepatan mention, aksi mention ini kemungkinan besar dilakukan oleh script secara otomatis sehingga dalam waktu singkat, puluhan ribu akun Facebook akan di-mention dan situs ini akan mendadak populer.

Ketika korban yang di-mention mengunjungi Facebook Page tersebut, ia akan mendapatkan tombol Tonton Video, dan jika  itu diklik, korban akan dialihkan pada situs phishing yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved