Breaking News:

Kriminalitas

Polisi Bongkar Investasi Kripto Ilegal, 57.000 Orang Jadi Korban, Kerugian Mencapai Rp500 Miliar

Mereka seakan-akan memiliki izin dan terhubung dengan market kripto internasional dengan menggunakan aplikasi EDCCash

Budi Sam Law Malau
Konferensi pers pengungkapan perkara investasi ilegal oleh Mabes Polri dengan korban mencapai sedikitnya 57.000 orang dan kerugian hingga Rp 500 Miliar. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Mabes Polri mengungkap perkara investasi ilegal dengan korban mencapai sedikitnya 57.000 orang.

Hal ini terungkap dalam jumpa pers yang dipimpin Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Kamis (22/4/21).

Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helmy menjelaskan, para tersangka berinisial AY, S, JBA, ED, AWH, dan MRS, menggunakan investasi ilegal seolah-olah memperdagangkan kripto yang dilaunching pada bulan Agustus 2018.

"Mereka seakan-akan memiliki izin dan terhubung dengan market kripto internasional dengan menggunakan aplikasi EDCCash," kata Helmi.

Baca juga: Mata Uang Kripto Dinilai Bisa Anjlok Lebih Dalam Lagi jika Ditolak Banyak Negara

Baca juga: Potret Cantik Farah Nahlia, Putri Irjen Fadil Imran yang Akan Dipersunting Polisi Berpangkat Ipda

Barang bukti yang didapat penyidik dalam perkara tersebut, diantaranya komputer, laptop, handphone, bukti-bukti transaksi, sertifikat rumah, 21 kendaraan roda empat, 5 kendaraan roda dua, pakaian, tas, sepatu dan jam.

"Pada saat penggeledahan ditemukan senjata api illegal yang dibawa tersangka AY dan senjata soft gun dengan amunisi gotri yang dibawa oleh tersangka AH dan AR, dan sajam yang dibawa oleh PR," ujarnya.

Baca juga: Mata Uang Kripto Makin Ramai, Kali Ini Giliran Dogecoin Siap Melawan Dominasi Bitcoin

Kesuksesan Dittipideksus dalam mengungkap kasus Investasi Illegal dengan korban mencapai 57.000 dan kerugian lebih dari 500 Milyar ini, tidak lepas dari kecepatan bertindak dan kegigihan Kompol Samian yang menjabat sebagai Kanit I Subdit V IKNB Dittipideksus Bareskrim Polri sejak November 2020.

Peraih Adhimakayasa Akpol 2005 itu dengan cepat dan kemampuanya berhasil mengungkap kasus ini.

Kompol Samian menghimbau masyarakat, bilamana ada yang merasa dirugikan atas kasus serupa agar segera melaporkan ke polisi.

Baca juga: Mengintip Peluang Kripto Gantikan Mata Uang Negara Lewat Perang Dunia 

"Dan agar lebih waspada terhadap berbagai macam investasi terutama berkedok cripto currency," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved