Breaking News:

Berita Nasional

Menakar Efektifitas Kartu Prakerja dalam Membantu Angkatan Kerja Indonesia di Masa Pandemi

Untuk 2021, anggaran program Prakerja telah dimanfaatkan kepada 2,7 juta orang penerima baru yang berbeda dari peserta tahun 2020. 

Capture Kompas/geotimes.co.id
Pada Maret 2020 Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi merealisasikan pembagian Kartu Pra Kerja ke masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan anggaran Program Kartu Prakerja tahun ini sama dengan tahun lalu yakni Rp 20 triliun. 

Peserta terpilih Kartu Prakerja secara total akan mendapat dana bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pascapelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali.

“Tujuan Program Kartu Prakerja adalah untuk memberikan keterampilan guna meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja kita sekaligus memacu dan mendorong kewirausahaan,” kata Denni Puspa Purbasari, Direktur Utama PMO Prakerja dalam Dialog Produktif, Prakerja Sudah Sampai Mana? yang diselenggarakan KPCPEN di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: GAWAT, Defisit APBN Sudah Tembus Rp 144,2 Triliun hingga Maret 2021

Baca juga: Data Sudah Dikantong, Sri Mulyani Klaim Satgas Akan Eksekusi Aset Obligor BLBI Senilai Rp110 Triliun

Dialog Produktif, Prakerja Sudah Sampai Mana? yang diselenggarakan KPCPEN di Jakarta, Kamis (22/4/2021).
Dialog Produktif, Prakerja Sudah Sampai Mana? yang diselenggarakan KPCPEN di Jakarta, Kamis (22/4/2021). (Istimewa)

Lebih lanjut dia memaparkan, tahun 2020 jumlah penerima program Prakerja 5,5 juta orang. 

Dan 5,3 juta orang telah menerima intensif yang berarti telah menyelesaikan seluruh pelatihan. 

"Untuk memulihkan ekonomi arahan Menteri Koordinator Perekonomian, kami telah menyerap anggaran Rp 10 triliun,” katanya. 

Sedangkan untuk 2021, anggaran program Prakerja telah dimanfaatkan kepada 2,7 juta orang penerima baru yang berbeda dari peserta tahun 2020. 

"Jadi ini benar-benar sebuah pemerataan kesempatan, dan dari 2,7 juta penerima manfaat tersebut, 2,5 juta orang sudah menerima intensif," kata Denni.

Presiden juga mengamanatkan agar program Prakerja di masa pandemi mampu jadi jaring pengaman sosial.

Baca juga: Untuk Cairkan Insentif Rp 3,55 Juta, Peserta Kartu Prakerja Gelombang 15 Wajib Beli Pelatihan

Baca juga: Mobil Mini Paling Bongsor, The New Mini Countryman Meluncur di IIMS Hybrid 2021

“Setelah menyelesaikan pelatihan, penerima manfaat akan mendapatkan insentif. Ini yang dipakai membayar kebutuhan sehari-hari bahkan dapat dimanfaatkan untuk modal usaha. Jadi Prakerja itu secara tidak langsung mendorong kewirausahaan,” kata Denni lagi.

Halaman
12
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved