Berita DPRD Kabupaten Bogor

DPRD Kabupaten Bogor Dukung Pemkab Bogor Revisi RPJMD 2018-2023, Begini Kata Agus Salim

DPRD Kabupaten Bogor dukung Pemkab Bogor revisi RPJMD 2018-2023, begini kata Agus Salim.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
DPRD Kabupaten Bogor dukung Pemkab Bogor revisi RPJMD 2018-2023, begini kata Agus Salim. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - DPRD Kabupaten Bogor dukung Pemkab Bogor revisi RPJMD 2018-2023, begini kata Agus Salim.

Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan Musrenbang Perubahan RPJMD 2018-2023, di Ruang Rapat I Setda Kabupaten Bogor, Jumat (23/4/2021). 

Acara Musrenbang dihadiri juga secara langsung oleh Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Wakil Ketua DPRD Agus Salim serta beberapa Kepala Perangkat Daerah.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, perumahan RPJMD Kabupaten Bogor tahun 2018-2023 dilakukan karena adanya perubahan kebijakan nasional.

Baca juga: Beasiswa Pancakarsa Rp 13 Miliar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Romli Harap Lahir SDM Berkualitas

Perubahan kebijakan itu dalam hal pemberlakukan penyeragaman penggunaan program, kegiatan, dan sub kegiatan di seluruh daerah baik provinsi, maupun kabupaten/kota. 

“Pandemi Covid-19 juga mempengaruhi kondisi makro ekonomi daerah, serta adanya perubahan nomenklatur beberapa perangkat daerah sebagai bentuk penyesuaian terhadap pemetaan program yang berlaku,” kata Ade di Cibinong, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Kisah Hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, Sempat Jadi Kuli Bangunan

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD  Kabupaten Bogor, Agus Salim, berharap perubahan RPJMD ini bisa menjadi solusi masalah ekonomi di Kabupaten Bogor

“Momen ini jadikan kolaborasi yang positif untuk sama-sama berjuang memulihkan ekonomi dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor,” kata Agus.

Baca juga: Kisah Hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, Sempat Jadi Kuli Bangunan

Politisi PKS ini menambahkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 Tentang RPJMD tahun 2018 – 2023 sudah berjalan 2 tahun.

 “Itu menjadi acuan untuk program – program pembangunan Kabupaten Bogor selama 5 tahun,” ujarnya.

Namun keluarnya Permendagri Nomor 70 tahun 2019 tentang pemberlakuan SIPD mengharuskan Pemkab untuk melakukan perubahan RPJMD

“Terjadinya pandemi Covid-19 itu berpengaruh terhadap berbagai perencanaan yang ada, maka dari itu perlu melakukan perubahan, penyesuaian target yang sebelumnya sudah ditetapkan untuk kemudian disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” jelas Agus.

Baca juga: Kisah Hidup Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, Yatim Sejak Kecil dan Ranking 1

Menurut Agus Salim, bila tidak mengakomodir kondisi yang ada saat ini, bisa jadi kemudian meleset dari target – target yang sudah ditetapkan.

“Maka dari itu, kami dari DPRD juga mempunyai alur untuk kemudian menyerap aspirasi dari masyarakat. Disetiap masa sidang ada 3 kali reses sehingga mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved