Breaking News:

Sambut Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Optimalkan Pemanfaatan Dana BOS dari Kemendikbud

Sejumlah sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, terus berbenah mempersiapkan segala keperluan untuk menunjang PTM agar berjalan lancar.

Tangkapan layar YouTube SMPN 14 Depok
SMP Negeri 14 Depok, Jawa Barat, menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 bisa diterapkan selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung. Hal yang disiapkan antara lain hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, dan tempat untuk mencuci tangan seperti terlihat dalam foto. Pembiayaannya dengan memanfaatkan secara maksimal dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari Kemendikbud. 

"Kalau dana BOS daerah kan sudah jelas penggunaannya jadi tidak bisa diutak atik lagi," terangnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Depok, Komar Suparman kepada Warta Kota, Rabu (21/4/2021), mengatakan pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 bisa diterapkan selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung. Pihak sekolah menyiapkan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, tempat untuk mencuci tangan, dan hal lain yang dibutuhkan untuk menerapkan protokol  kesehatan (prokes).
Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Depok, Komar Suparman kepada Warta Kota, Rabu (21/4/2021), mengatakan pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 bisa diterapkan selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung. Pihak sekolah menyiapkan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, tempat untuk mencuci tangan, dan hal lain yang dibutuhkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes). (Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia)

Saat ini, lanjut Komar, pihak sekolah sedang menyiapkan surat pernyataan yang bakal ditandatangani para orangtua murid.

Sebelum PTM dimulai, orangtua akan diminta membaca detail pernyataan sebelum membuat keputusan.

"Surat pernyataan itu nanti yang menyatakan bahwa orangtua bersedia atau tidak anaknya ikut PTM. Kalau ada orangtua yang keberatan ya tidak masalah, nanti (anaknya) bisa tetap belajar online," katanya.

Sistem PTM disebut Komar tak akan langsung diikuti oleh seluruh siswa. Sebab, ada beberapa peraturan seperti prokes Covid-19, di mana kelas akan diisi 50 persen atau setengah dari jumlah murid.

Hingga sekarang, SMPN 14 masih menyelenggarakan sekolah dengan sistem online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Termasuk di antaranya dengan ujian-ujian sekolah yang kini sedang berlangsung. (vin)

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved