Breaking News:

Marak Tawuran Saat Ramadan, Dandim 0501/Jakarta Pusat: Kita Comot, Kita Tangkap!

Dandim 0501/Jakarta Pusat BS, Kolonel Inf Luqman Arief berkomitmen membantu Polres Jakarta Pusat patroli mencegah tawuran di Bulan Ramadan.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Dandim 0501/Jakarta Pusat BS, Kolonel Inf Luqman Arief berkomitmen bersama Polres Jakarta Pusat untuk melakukan patroli dan mencegah tawuran yang marak di Bulan Ramadan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menyikapi banyaknya aksi tawuran selama Bulan Ramadan, Dandim 0501/Jakarta Pusat BS, Kolonel Inf Luqman Arief berkomitmen bersama Polres Jakarta Pusat untuk melakukan patroli.

Bahkan jika ada tawuran yang masih terjadi, pihaknya bersama kepolisian tak segan untuk menangkap pelaku tawuran. Hal ini dilakukan sebagai bentuk efek jera bagi para pelaku tawuran.

"Nanti kalo ada tawuran kita langsung comot, kita ambil kita tangkap. Jangan sampai ada isu tawuran gara gara barang masuk. Jadi tangkap aja sudah," kata Luqman Arief, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Kerap Kali Jadi Arena Tawuran, JPO Kali Sentiong Kini Diblokade MCB dan Akan Ditanam Pohon Berduri

Dikatakan Luqman, pihaknya bersama Polres Metro Jakarta Pusat juga telah membuat forum anti tawuran di lokasi rawan tawuran seperti Johar Baru. Disana masyarakat dapat berkumpul namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya berkumpul mereka juga bisa saling berinteraksi dan saling mengenal satu sama lain. Apalagi di Kecamatan Johar Baru ada lebih dari 44 ribu jiwa, dengan adanya forum ini, masyarakat bisa saling kenal satu dengan yang lain.

"Saya berkomitmen dengan Kapolres dan Wali Kota. Jika ada tawuran di suatu tempat, itukan tradisi yang menurut saya tidak usah di lanjuti karena tidak baik," ujarnya.

Baca juga: Tawuran Jelang Sahur di Bulan Suci Ramadan, Polsek Cibinong dan Tim Rambo Polres Bogor Gelar Patroli

Jika forum anti tawuran ini tidak efektif, tentu pihaknya akan melakukan  tindakan tegas yaitu menangkap secara langsung pelaku tawuran bersama pihak kepolisian, karena aksi tawuran sangat mengganggu dan meresahkan warga sekitar.

"Jadi tangkap dulu, jadi biar dia jera dan tidak mengulangi lagi. Tapi tetap kita antisipasi dengan cara silahturami, kalo masih terjadi ya kita tangkap aja pelakunya,n kalo di diemkan kan tuman," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved