Breaking News:

40 Tahun Lalu KRI Naggala-402 Memulai Perjalanannya Memperkuat Satuan Kapal Selam TNI AL di Surabaya

Sekitar 40 tahun lalu KRI Nanggala-402 memulai perjalanan pertamanya sebagai Satuan Kapal Selam TNI AL di perairan Surabaya.

antarafoto.com/M Risyal Hidayat
Prajurit TNI AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal, setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Cukup panjang perjalanan sejaran KRI Nanggala-402 di jajaran Satuan Kapal Selam TNI AL.

Sekitar 40 tahun lalu kapal buatan Jerman itu mulai memperkuat Satuan Kapal Selam Republik Indonesia. 

Kapal selam TNI Angkatan Laut (TNI AL), KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang di perairan utara Pulau Bali, Rabu (21/4/2021) dini hari. 

Hilangnya KRI Nanggala-402 dibenarkan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Baru izin menyelam, setelah diberi clearance, langsung hilang kontak,” kata Hadi, Rabu, dikutip dari TribunBali. 

Menurut Hadi, KRI Nanggal diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekira pukul 03.00. 

KRI Nanggala-402 semula akan ikut dalam skenario latihan penembakan rudal di laut Bali. 

Baca juga: Dijuluki Monster Bawah Laut, Ini Profil Kapal Selam Nanggala TNI AL yang Hilang di Perairan Bali

Latihan yang rencananya dihadiri oleh Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudho Margono tersebut, akan digelar Kamis (22/4/2021).

KRI Nanggala 402
KRI Nanggala-402 (grid)

KRI Nanggala diduga tenggelam saat sedang gladi resik untuk latihan penembakan rudal.

Hadi menambahkan, terdapat 53 orang dalam kapal itu.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved