Breaking News:

Berita Nasional

Walau Ada Kebijakan Larangan Mudik, Harga Tiket PO Bus Naik Jelang Lebaran, Berikut Tanggapan IPOMI

Pemerintah buat kebijakan larangan mudik, harga tiket PO bus naik jelang Lebaran 2021 langsung ditanggapi Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani.

Warta Kota/mohammad yusuf
Ilustrasi: Pemerintah buat kebijakan larangan mudik, harga tiket PO bus naik jelang Lebaran 2021 langsung ditanggapi Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani. 

Kebijakan ini juga berdampak terhadap angkutan antar kota dan provinsi, yang dimana tidak bisa mengangkut penumpang saat lebaran nanti.

Imbas dari adanya larangan mudik ini, sejumlah pengusaha bus juga mulai menaikan harga tiket perjalanan mereka.

Salah satunya PO Primajasa Ciputat, yang menaikan harga tiket mulai dari 25 persen hingga 45 persen.

Kemudian PO Bus Haryanto juga merilis harga tiket terbaru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2021.

Dalam tarif terbaru ini untuk 16-22 April 2021 tiket tujuan Surabaya Malang Sampang mencapai Rp 370 ribu, tujuan Sumenep Rp 430 ribu dan tujuan Pamekasan Rp 400 ribu.

Sementara itu untuk harga tiket 23-29 April 2021, tujuan Pamekasan naik Rp 50 ribu dari harga awal Rp 430 ribu menjadi Rp 450 ribu dan tujuan Sumenep naik Rp 50 ribu menjadi Rp 480 ribu.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terkait hal tersebut.

"Kami punya direktorat jenderal yang mengawasi hal ini, yaitu direktorat jenderal perhubungan darat"

"Itu nanti akan melakukan pengawasan," ucap Adita di Stasiun Jatinegara Jakarta, pada Minggu (18/4/2021).

Dirinya kembali menambahkan, apabila ditemukan sejumlah PO bus AKAP yang melakukan penyesuaian tarif di atas harga wajar, Kemenhub akan melakukan tindakan.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved