Breaking News:

Pemerintah Larang Mudik, Harris Vertu Hotels Harap Tingkat Okupansi Capai 70 Persen

Untuk menarik masyarakat menginap di hotel, Harris Vertu dan Yello Hotel menghadirkan promo bernama Trip Hari Raya (THR).

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Mochammad Dipa
Hotel Manager Harris Vertu dan Yello Hotels Harmoni Eva Rosdiana (ketiga kiri) foto bersama dengan jajaran manajemen Harris Vertu dan Yello Hotels Harmoni dan dua personil Double Dobol yakni pelawak Narji (ketiga kanan) serta penyanyi Shandy Sondoro (kedua kanan) saat acara berbuka puasa bersama media dan anak yatim di Vertu Ballroom Harris Vertu Harmoni, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mochammad Dipa

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Demi mencegah angka penularan Covid-19 yang tinggi di momen Ramadan dan libur lebaran, pemerintah Indonesia kembali memutuskan untuk melarang mudik bagi seluruh masyarakat pada 6-17 Mei 2021.

Kebijakan pemerintah melarang mudik saat Idul Fitri, tentunya diharapkan menjadi peluang akan naiknya okupansi perhotelan terutama yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Hotel Manager Harris Vertu Hotels dan Yello Hotels Harmoni Eva Rosdiana, berharap dengan adanya larangan mudik tingkat okupansi hotel yang berada di Jl. Hayam Wuruk No.6, Jakarta Pusat, ini bisa naik hingga 70 persen selama periode larangan mudik tersebut berlaku.

“Sebenarnya harapan kami buat hotel-hotel yang ada di Jakarta, dapat mengakomodir masyarakat yang nggak bisa mudik untuk lakukan staycation di hotel-hotel yang menyediakan spesial paket sebelum lebaran dan setelah lebaran,”ujar Eva di sela-sela acara berbuka puasa bersama media dan anak yatim di Vertu Ballroom Harris Vertu Harmoni, Senin (19/4/2021).

Eva menyebutkan, meskipun larangan mudik sudah diumumkan, namun pihaknya masih belum merasakan adanya lonjakan tingkat okupansi yang signifikan. Eva pun memperkirakan lonjakan okupansi hotel akan terjadi saat dua hari menjelang waktu larangan mudik.

Hotel Manager Harris Vertu Hotels dan Yello Hotels Harmoni, Eva Rosdiana.
Hotel Manager Harris Vertu Hotels dan Yello Hotels Harmoni, Eva Rosdiana. (Warta Kota/Mochammad Dipa)

“Karena biasanya di Jakarta, kebiasaan orang untuk booking kamar itu sehari sampai dua hari sebelumnya, jadi jarang yang sudanh booking seminggu atau bahkan sebulan sebelumnya. Jadi baru bisa diketahui H-2 baru kami bisa mengetahui tingkat okupansinya seperti apa. Jadi memang sedikit dadakan ya untuk Jakarta,” ungkapnya.

Eva kembali berharap, dengan adanya larangan mudik, setidaknya tingkat okupansi kamar hotel mencapai 70 persen selama periode larangan mudik berlangsung.

“Kami berharap bisa 70 persen di periode tersebut, melebihi dari yang biasanya average kami 40 sampai 50-an persen. Karena disini ada dua hotel dengan total 600 kamar, untuk full (kamar terisi) kayaknya nggak, tapi harapannya okupansi bisa 50 persen,” sebutnya.

Promo

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved