Breaking News:

Viral Medsos

NEKAT, Emak-emak Naik Motor Terobos GT Tol Gunakan Kartu Tol Videonya Viral, Ini Kata PT Jasa Marga

Video yang berdurasi sekitar satu menit dan menampilkan seorang ibu-ibu mengendarai motor di jalan tol mendadak viral di media sosial. 

Instagram @matamatakota
Video seorang emak-emak naik motor masuk Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota arah Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (20/4/2021) viral di media sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Sebuah video yang berdurasi sekitar satu menit dan menampilkan seorang ibu-ibu mengendarai motor di jalan tol mendadak viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, ibu-ibu tersebut sepertinya sudah mengetahui bahwa jalan yang akan dilalui merupakan jalan tol dan hanya untuk kendaraan roda empat atau lebih. 

Pasalnya, ibu-ibu tersebut sempat menggunakan kartu uang elektroniknya untuk bisa membuka pintu masuk jalan tol.

Video: Terekam Kamera, Emak-emak Nekat Masuk Tol Namun Tetap Bayar E-Toll

Setelah berhasil melakukan pembayaran, yang bersangkutan pun melintas. 

Menanggapi video viral tersebut, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO) melakukan pengecekan ke lapangan. 

Manager Area JMTO Tol Dalam Kota Prof Dr Ir Soedijatmo Bismarck Purba mengatakan, motor itu masuk melalui Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota, Selasa (20/4/2021) pukul 17.01 WIB. 

Baca juga: Diancam Bakal Dites Swab Massal, Emak-emak Pendukung Rizieq Shihab Tinggalkan PN Jakarta Timur

Baca juga: Ormas Pemuda Pancasila-AMPI Terlibat Bentrok Berdarah di Pasar, AMPI Kalah Jumlah,Emak-emak Histeris

“Berdasarkan pengamatan, pengendara motor masuk melalui GT Angke 1,” ucap Bismarck, lewat keterangan tertulis, Rabu (21/4/2021). 

Bismarck mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk penindakan jika terbukti pelanggaran tersebut dilakukan dengan sengaja berdasarkan bukti-bukti pendukung. 

“Saat ini kami bersama dengan pihak kepolisian melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV di gerbang tol, untuk mengetahui informasi nomor polisi dan pengendara motor tersebut," ujarnya. 

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKP Bambang Krisnady menjelaskan bahwa jalan tol hanya boleh dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih. 

Baca juga: PPKM Kabupaten Tangerang Libatkan Emak-emak saat Lakukan Razia Protokol Kesehatan

“Pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor tersebut adalah memasuki jalan tol dengan sengaja dan melanggar rambu-rambu yang ada,” kata Bambang. 

Maka berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 2004 pengendara akan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan penjara selama 14 hari dan denda paling banyak Rp 3 juta. 

Sementara berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009, pengendara bisa dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved