Breaking News:

Sport

Mola TV Akan Buat Program Beasiswa Bagi Pemain Sepak Bola Muda Untuk Bermain di Akademi Como 1907

Mola TV selaku anak perusahaan grup Djarum berencana mengadakan program pembinaan pesepak bola muda Indonesia seperti Garuda Select di Como 1907.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Mirwan Suwarso selaku perwakilan Mola TV. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Duo pemilik Grup Djarum, Michael Bambang dan Robert Budi Hartono, telah mengambil alih klub Serie C Italia, Como 1907 pada April 2019.

Setelah diambil alih, Mola TV yang merupakan anak perusahaan grup Djarum berencana mengadakan program pembinaan pesepak bola muda Indonesia seperti Garuda Select di Como 1907.

Bedanya program kali ini, Mola TV hanya mengambil pesepak bola muda berkualitas dari SSB Indonesia yang akan mendapatkan beasiswa berlatih di Akademi Como 1907.

"Posisi kami mengambil Como ini sebesar-besarnya bisa bermanfaat untuk sepak bola Indonesia,” kata Mirwan Suwarso perwakilan Mola TV dIkutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Fulham Main 10 Orang. Chelsea Masih Kesulitan Mencetak Gol, Saksikan Via Live Streaming Mola TV

Baca juga: Dipinjamkan ke Como 1907, Penyerang Persib Bandung Geoffrey Castillion Ingin Meningkatkan Performa

Baca juga: Pelatih Persib Robert Rene Alberts Mendukung Peminjaman Penyerang Geoffrey Castillion ke Como 1907

"Oleh karena itu, sebelumnya saya sudah bicara dengan Ponaryo (Astaman), karena kalau cari pemain sendiri kami tidak punya scouting begitu besar," ujar Mirwan.

"Tetapi, kalau ada klub-klub yang mau titipkan pemain mereka, tidak apa-apa. Asalkan, mereka bisa lolos ujian yang diberikan tim teknis. Kami akan sangat terbuka makanya kami akan buat program beasiswa terutama buat SSB,” terang Mirwan.

Mirwan menjelaskan bahwa akademi Como kerap melahirkan pemain-pemain berkualitas, salah satunya Gianluca Zambrotta.

Seperti diketahui, Zambrotta merupakan pemain berkualitas yang pernah membela Como, Baru, Juventus, Barcelona, AC Milan, dan Chiaso.

Di level Timnas Italia, Zambrotta bermain 98 kali dan prestasi tertinggi membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

Sementara itu, meski Como sudah dimiliki Djarum, Mirwan memastikan nama Como 1907 tak akan diubah karena nilai sejarahnya yang sangat kental.

“Akademi Como sendiri punya sejarah sebagai pencetak pemain-pemain berkualitas, itu juga yang kita lihat,” ucap Mirwan.

“Meskipun Como ada di divisi 3 yang nonton itu bisa sampai 15.000 orang dan kami ketemu dengan fans Como. Dari dia masih kecil waktu di Seri A dan sekarang nonton bawa anaknya. Jadi, bukan cuma sejarah tetapi tradisi. Jadi, kami tidak akan mengubah namanya,” pungkas Mirwan.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved