Breaking News:

Berita Bekasi

Komisi IV DPRD Kota Bekasi Dorong Sekolah Tambah Jumlah Rombel Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Komisi IV DPRD Kota Bekasi Dorong Sekolah Tambah Jumlah Rombongan Belajar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas

Wartakotalive.com/Desy Selviany
Ilustrasi pembelajaran tatap muka 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, berbasis adaptasi tatanan hidup baru satuan pendidikan (ATHB-SP) telah dilakukan di Kota Bekasi sejak Senin (22/3/2021) lalu.

Sardi Effendi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi menjelaskan telah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar mendorong penambahan rombongan belajar (rombel).

"Hari Jumat (16/4/202) kemarin, kami sudah bertemu dengan Disdik. Kami lebih mengutamakan pada penambahan rombelnya. Sekarang kan hanya 50 persen, jadi harus ditambah," kata Sardi saat dikonfirmasi pada Senin (19/4/2021).

Baca juga: Tak Berizin, Pemprov DKI Bakal Tindak PO dan Kandangkan Bus di Terminal Bayangan Jalan Ciputat Raya

Diketahui bahwa sesuai dengan ketentuan, setiap sekolah hanya diperbolehkan mengelar PTM terbatas sebanyak tiga rombel dengan jumlah siswa 50 persen dari kapasitasnya.

Namun demikian, Sardi mengakui bahwa penambahan rombel akan mempengaruhi kesiapan protokol kesehatan serta sarana san prasana di sekolah.

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

"Tapi kalau jumlah rombel ditambah, akan dibatasi dengan penyediaan sarana dan prasana, terkait ruang kelas dan meja juga bangku. Ini yang harus jadi fokus," ungkapnya.

Idealnya, sambung Sardi, setiap angkatan baik kelas VII, VIII dan IX SMP sebaiknya mengikuti PTM secara terbatas.

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Terlebih lagi siswa yang duduk di kelas VII SMP belum begitu mengenal lingkungan sekolah sejak Covid-19 mewabah pada tahun lalu.

"Idealnya semua harus mulai belajar di sekolah, jangan hanya yang kelas IX saja yang mau lulus. Kelas VII juga menjadi kebutuhan untuk melaksanakan PTM karena mereka masih dalam masa transisi dari SD ke SMP," tutur Sardi. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved