Breaking News:

Jaga Pasokan Bahan Pokok di Bulan Ramadan Hingga Idul Fitri, Pemkab Bogor Gelar Bazar Murah

Bulan Ramadan membuat harga-harga kebutuhan pokok di pasar meningkat. Tren ini biasanya akan terus meningkat hingga Hari Raya Idul Fitri.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyatakan, Pemkab Bogor akan menggelar sidak pasar dan bazar murah untuk menjaga kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bulan Ramadan membuat harga-harga kebutuhan pokok di pasar meningkat. 

Tren ini biasanya akan terus meningkat hingga Hari Raya Idul Fitri.

Untuk menjamin kestabilan harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok di Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Bogor akan menggelar sidak pasar dan bazar murah kebutuhan pokok masyarakat.

Baca juga: PROMO Harga Teman Giant untuk Bahan Pokok Berkualitas Harga Lebih Murah, plus Serba Serbu Rp 10.000

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dalam rapat koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi  Daerah (TPID) Kabupaten Bogor di Ruang Rapat Bupati Bogor, Rabu (21/4/2021).

“Sidak pasar akan digelar di beberapa wilayah Kabupaten Bogor seperti Pasar Citeureup, Pasar Cigombong, Pasar Cileungsi dan Pasar Cibinong,” kata Iwan, Rabu (21/4/2021).

Sidak di Pasar Citeureup dilakukan pada Senin (12/4/2021), Pasar Cigombong pada Senin (26/4/2021), Pasar Cileungsi pada Jumat (7/5/2021) dan Pasar Cibinong pada Senin (10/5/2021).

Baca juga: Sambut Bulan Suci Ramadhan, Begini Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi

Sementara Bazar Murah akan dilaksanakan di Kecamatan Cisarua  9 - 10 Mei 2021, Kecamatan Cigombong 3 - 4 Mei 2021, Kecamatan Parung 5 – 6 Mei 2021 serta Kecamatan Cibinong 6 Mei 2021.

“Ini kita lakukan dalam rangka stabilitasi harga serta ketersediaan pangan pokok sehingga terciptanya ketenangan dalam pemenuhan kebutuhan pokok bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor," papar Iwan.

Iwan menambahkan TPID merupakan ujung tombak stabilitas harga terutama bahan pokok penting serta keamanan pasokan dan distribusinya.

Baca juga: PLN Bekasi Kerahkan 180 Petugas untuk Pastikan Pasokan Listrik Selama Puasa dan Lebaran Aman

“Untuk itu kembangkan kegiatan yang dapat menjaga daya beli masyarakat, dengan menyesuaikan trend dan pola konsumsi masyarakat dengan tetap menjaga protokol kesehatan karena saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” pinta Iwan.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan  TPID sangat dibutuhkan sebagai ujung tombak untuk meminimalisir terjadinya kenaikan harga bahan pokok dan kelangkaan bahan pokok masyarakat di

Bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

“Jangan sampai ketersediaan barang banyak justru harganya naik, karena meningkatnya permintaan konsumen,” tutur Iwan.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved