Breaking News:

Larangan Mudik

Antisipasi Larangan Mudik Lebaran, Polres Bogor Lakukan Penyekatan di Tujuh Titik Perbatasan

Pemerintah kembali melakukan larangan mudik pada hari raya Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Polres Bogor pun siap melakukan penyekatan.

Wartakotalive/Hironimus Rama
Kapolres Bogor AKBP Harun menyatakan pihaknya siap mendukung kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, karena akan diadakan penyekatan di tujuh titik. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pemerintah kembali melakukan larangan mudik pada hari raya Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.

Larangan ini dibuat untuk mencegah terjadinya serangan gelombang kedua virus Corona (Covid-19) seperti yang terjadi di beberapa negara.

Untuk mengantisipasi adanya warga yang nekat untuk pulang kampung dalam rangka merayakan Idul Fitri, pemerintah akan melakukan penyekatan di berbagai titik jalur mudik.

Di Kabupaten Bogor, titik penyekatan akan dilakukan di tujuh titik cek poin.

Baca juga: Mabes Polri Rakor Dengan Kementerian Terkait Siapkan Operasi Ketupat dan Larangan Mudik

Baca juga: Survei Kemenhub, meski Ada Larangan Mudik, Tujuh Juta Masyarakat Indonesia Tetap Pulang Kampung

“Titik-titik penyekatan akan dibangun di sejumlah ruas jalan perbatasan langsung dengan daerah lain seperti  Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi, Depok, Bekasi, Jakarta, dan Tangerang,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun di Cibinong, Rabu (21/4/2021).

Dia menambahkan, penyekatan jalan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik Lebaran tahun ini.

Penyekatan jalan di tujuh titik di Kabupaten Bogor akan dimulai pada 6 hingga 17 Mei 2021 nanti.

“Pelaksanaannya bertepatan dengan diberlakukan kebijakan larangan mudik pada Lebaran 2021,” ungkapnya.

Tujuh titik penyekatan yang didirikan Polres Bogor berada di Cibinong, Cileungsi, Puncak, Cigombong, Parung, Cigombong dan Jasinga. 

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Teknis Pelarangan Mudik Lebaran

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, PO Bus Ini Malah Rilis Harga Tiket Khusus Lebaran 2021

“Kalau memang poskonya kurang bisa kita tambah, lihat kebutuhan saja,” papar mantan Kapolres Lamongan ini.

Tujuh titik perbatasan ini akan dijaga ketat oleh Polisi, TNI maupun Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor. 

Selain pemudik yang ingin keluar Jabodetabek, posko cek poin ini juga akan mengawasi warga yang ingin masuk ke Kabupaten Bogor dari Jabodetabek maupun daerah lainnya.

“Bagi pemudik lokal atau Jabodetabek akan diperiksa sertifikat vaksin dan surat negatif antigen,” jelas Harun.

Baca juga: Kampanyekan Larangan Mudik Lebaran, Sandiaga Uno Ajak Musisi-Seniman & Budayawan Jadi Agen Perubahan

Baca juga: Anies Baswedan Tunggu Arahan SIKM untuk Larangan Mudik dari Pemerintah Pusat agar Seragam

Sementara bagi pemudik di luar Jabodetabek, lanjutnya, tidak akan diperkenankan masuk Kabupaten Bogor atau langsung diminta putar balik.

“Kita lihat dari plat kendaraan dan pemeriksaan KTP. Bila diketahui ingin mudik, kita langsung suruh putar balik,” pungkasnya.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved