Breaking News:

Usut Kasus Prajurit Kopassus Dikeroyok 7 Orang, Kasad Andika Perintahkan 4 Jenderal TNI untuk Kawal

Selain memerintahkan 4 jenderal TNI AD, Jenderal Andika Perkasa juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengejar pelaku.

Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar konferensi pers di Markas Pomdam Jaya Jakarta, Selasa (20/4/2021). Jenderal Andika Perkasa selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) telah memerintahkan empat Jenderal TNI AD untuk mengawal kasus pengeroyokan prajurit Kopassus Serda DB tersebut. 

Tampak dalam video itu, kerumunan beberapa orang yang sedang melakukan pengeroyokan.

Pengeroyokan dilakukan di sebuah ruas jalan di depan pertokoan.

Seorang yang tersungkur di jalan beberapa kali dipukuli dan ditendang.

Kemudian beberapa orang mengendarai sepeda motor.

Diberitakan sebelumnya, dua orang anggota aparat keamanan menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang diperkirakan berjumlah 7 orang, Minggu (18/4/2021) pagi.

Kedua korban adalah anggota polisi pada satuan Brigade Mobil ( Brimob), Bhayangkara Satu (Bharatu) YSB, dan satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Sersan Dua (Serda) DB.

Anggota Brimob Bharatu YSB meninggal dunia. Adapun prajurit TNI Serda DB mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam pengeroyok.

Bharatu YSB sempat dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan pukul 07.30 WIB.

Namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah. Anggota polisi korban pengeroyokan itu dinyatakan meninggal pada pukul 07.41 WIB.

Sementara Serda DB dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved