Breaking News:

Berita Jakarta

Teknologi Modern Radiofrekuensi Atasi Wasir Sampai Tuntas Tanpa Rawat Inap, Inilah Gejala Wasir

Teknologi modern Radiofrekuensi atasi wasir sampai tuntas tanpa rawat inap, inilah gejala wasir.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Teknologi modern Radiofrekuensi atasi wasir sampai tuntas tanpa rawat inap, inilah gejala wasir. 

RINGKASAN BERITA:

  • Wasir merupakan penyakit yang sering dikeluhkan, namun penderita kerap mengabaikannya.
  • Penyebab wasir karena konstipasi kronis. Kondisi ini terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus akibat adanya peningkatan tekanan.
  • Salah satu gejala wasir adalah rasa panas dan nyeri setelah buang air besar.
  • Pengobatan wasir dengan teknologi modern, ligasure dan radiofrekuensi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Teknologi Modern Radiofrekuensi Atasi Wasir Sampai Tuntas Tanpa Rawat Inap. Inilah gejala wasir.

Wasir adalah penyakit yang umum terjadi atau cukup sering dikeluhkan. Sayangnya, meski sudah dirasa tidak nyaman, penderita wasir kerap mengabaikannya.

Kebanyakan malu memeriksakan diri ke dokter karena dianggap sebagai aib. Jika ini terus dibiarkan akan memunculkan risiko penyakit lain, seperti anemia.

Dokter spesialis bedah Vena Wasir Center Cabang Kota Medan, dr. Freddy Tambunan, Sp.B, menjelaskan, wasir umumnya karena konstipasi kronis.

Kondisi ini terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus akibat adanya peningkatan tekanan.

"Sebaiknya jika sudah mengetahui atau mempunyai penyakit wasir, harus segera dilakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter, karena wasir bukan aib tetapi penyakit yang harus disembuhkan," jelasnya.

Baca juga: Ekonom Sasmito Hadinagoro Minta Tuntaskan Kasus Mega Skandal BLBI yang Diduga Merugikan Negara

Menurut Freddy, konstipasi disebabkan kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran dan buah-buahan.

Ia menyarankan untuk minum air putih minimal sebanyak 2 liter sehari. Hal ini berguna untuk membuat feses menjadi lunak dan padat, sehingga tidak menimbulkan kesulitan saat BAB atau harus mengejan untuk mengeluarkan feses.

Baca juga: Berkat Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Honda Melejit 265 Persen

Selain konstipasi atau sembelit, lanjutnya, ada beberapa kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko wasir, seperti faktor genetik, bertambahnya usia, hamil, kegemukan, duduk atau berdiri terlalu lama, dan mengangkat beban berat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved