Kebakaran

6 Terdakwa Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Dituntut Ringan, Kuasa Hukum Tetap Berharap Vonis Bebas

Kuasa hukum para terdakwa kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, merespons tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada kliennya.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Gedung Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tampak ludes usai dilalap si jago merah, Minggu (23/8/2020). Hampir keseluruhan bangunan Kantor Kejagung hangus akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2020) malam hingga Minggu pagi. 

Atas kelalaiannya, mereka didakwa pasal 188 KUHP juncto 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca juga: Banjir Jakarta Cepat Surut, Haji Lulung: Pak Anies Ditolong Allah SWT

Bentuk kelalaian itu berupa Uti Abdul Munir selaku mandor proyek tak mengawasi pengerjaan renovasi yang dilakukan para tukang.

Para tukang atas nama Imam Sudrajat, Halim, Tarno, Karta, dan Sahrul Karim merokok sambil bekerja.

Puntung rokok bekas dibuang pada tempat sampah sisa pembuangan kain HPL.

Baca juga: PDIP Buka Peluang Revisi UU Pemilu, tapi Tetap Ingin Pilkada Digelar pada 2024

Jaksa menyatakan para tukang tak memeriksa puntung rokok yang mereka buang, apakah masih menyala atau sudah padam.

Jaksa juga menyebut mereka membuang semua sisa pekerjaan, termasuk puntung rokok, ke dalam sebuah kantong plastik atau polybag.

Kantong plastik itu disimpan di tempat yang juga digunakan untuk menyimpan tiner dan lem Aibon.

Baca juga: Tanggapi Pleidoi Napoleon, Yasonna Laoly: Pencekalan Atas Permintaan Aparat, Bukan Suka-suka Kita

"Mereka membersihkan ruangan pekerjaan termasuk lantai potongan tripleks, potongan vinil, serbuk sisa lemari, bekas lem aibon, dan seluruhnya."

"Dan sisa puntung rokok yang berada di lantai dimasukkan dan dijadikan satu dalam plastik sampah hitam atau polybag," beber jaksa dalam surat dakwaan.

Namun, terdakwa Imam Sudrajat yang berada di lantai 6 Gedung Utama Kejagung tak membuang kantong sampah sisa pekerjaan itu ke tempat seharusnya.

Baca juga: Max Sopacua Cs Dorong KLB, Partai Demokrat: Memangnya Punya Hak Suara? Mungkin Mau Reunian Aja Kali

Pada Sabtu (22/8/2021) petang, para tukang yang tengah memperbaiki ruangan di seberang Gedung Pengacara Negara, mendengar suara ledakan.

Kobaran api mulai terlihat di lantai 6 Gedung Kejagung, hingga akhirnya menghanguskan bangunan Korps Adhyaksa itu. (Reza Deni)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved