Breaking News:

Viral Medsos

VIRAL! Kisah Pemuda Waktu SMP Disumpahi Gurunya jadi Sampah Masyarakat, Kini Kuliah S2 di Eropa

Guru SMP Alfaz menyumpahinya kelak ia akan menjadi sampah masyarakat, namun kini dirinya berkesempatan kuliah S2 di Eropa.

TikTok @scotchandsoba
Guru SMP Alfaz menyumpahinya kelak ia akan menjadi sampah masyarakat, namun kini dirinya berkesempatan kuliah S2 di Eropa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemuda bernama Scott Alfaz mendadak viral di media sosial.

Di mana ia mengunggah video melalui akun TikTok @scotchandsoba, yang mengisahkan dirinya pernah disumpahi jadi sampah masyarakat.

Namun, kini Scoff Alfaz justru tengah mengenyam pendidikan S2 di Eropa.

Hingga kini, Senin (19/4/2021) telah ditonton sebanyak 2,9 juta kali dan disukai oleh 416 ribu pengguna TikTok.

Dikutip dari Tribunnews, dalam video pengunggah juga menuliskan sebuah caption.

Baca juga: Kecolongan Derek Liar Masuk Jalan Tol dan Lakukan Pemerasan ke Pengendara, Ini Tanggapan Jasa Marga

Baca juga: Digerebek Warga saat Datangi Rumah Staf Wanitanya Tengah Malam, Pak Kades Ini Ngumpet di Plafon

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Digelar Pekan Ini, Nama Ahok Mencuat Duduki Posisi Menteri Investasi?

"Sempet cerita kalo guru SMP gue pernah nyumpahin gue bakal jadi sampah masyarakat. Sebenernya enggak cuman dia, sodara gue pun juga pernah nyumpahin saking capek nyari gue berbulan-bulan enggak balik ke rumah."

"Tapi walaupun gue keras kepala, gue inget kalo lagi menyendiri gue suka ngayal dan mimpi. Kayak pas cabut ke Jogja abis ngompreng seharian, gue sempet ngayal pas ngamen buat nyari makan malem ngelewatin gedung megah banget di Jalan Kaliurang. Someday gue harus ada di gedung itu."

"Satu tahun kemudian, walaupun gue lupa pernah ngayal, ternyata Tuhan masih inget sama mimpi gue. Alhamdulillah, Puji Tuhan keterima jalur undangan di FH UGM."

"Tapi mimpi nyaris sirna, saat awal-awal kuliah gue didiagnosis HIV. Badan gue drop, mental drop, nilai juga drop IPK jadi 3,0. Tapi Tuhan yakin kalau gue kuat. Walaupun semua orang mencibir dan ragu sama gue (termasuk gue sendiri udah mulai ragu)."

"Walaupun sekali lagi gue pernah mimpi, tapi Tuhan inget sama mimpi gue ngelihat salju dan ngelihat Eiffel. Siapa yang nyangka, gue yang dulu sampe di jalan buat makan aja kadang bingung, tiba-tiba dikasih kesempatan kuliah S2 di Eropa."

"Gue enggak dendam sama orang yang dulu mencibir atau ngerendahin gue. Justru mau bilang makasih udah memotivasi gue sampe di titik sekarang," tulisnya.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved