Breaking News:

Berita Video

VIDEO Polisi Bekuk Pengedar Narkoba Asal Sumatera dengan 3 Kg Ganja Siap Edar di Tanjung Priok

Dari tangannya disita 3000 gram atau 3 Kg ganja kering siap edar yang dilakban dan disimpan dalam kardus.

WARTA KOTA, SEMANGGI-  Polda Metro Jaya membekuk seorang pria MRR yang diketahui sebagai pengedar ganja kering asal Sumatera dari rumahnya di Jalan Warakas A, Gang XV, RT 2/014, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/4/2021).

Dari tangannya disita 3000 gram atau 3 Kg ganja kering siap edar yang dilakban dan disimpan dalam kardus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang diterima, tentang dugaan peredaran narkotika jenis ganja di daerah Warakas, Jakarta Utara.

"Selanjutnya Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro yang dipimpin oleh AKP Fandi Arisca dan Ipda Retno Sari Dewi, melakukan penyelidikan terhadap target orang yang dicurigai," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/4/2021).

Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, kata Yusri, diduga kuat ada target yang terlibat dalam peredaran ganja antar pulau yakni Sumatera Utara ke Jakarta.

"Didasari hasil penyelidikan tersebut, tim melakukan surveillance terhadap target atas nama MRR. Lalu pada Selasa 13 April 2021 pukul 23.00 WIB diketahui terdapat seseorang yang
memberikan sebuah kardus kepada target MRR dengan gerak-gerik yang mencurigakan," kata Yusri.

Dikarenakan waktu dan gerak-gerik yang mencurigakan, selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap target MRR dan penggeledahan di badan serta rumah MRR.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja siap edar, yang dikemas dalam bentuk paket kardus seberat 3 Kg," katanya.

Berdasarkan keterangan tersangka MRR, kata Yusri, MRR disuruh oleh rersangka A yang kini buron, untuk menerima paket kiriman ganja dari Sumatera Utara.

"Keterangan tersebut dikuatkan dengan informasi dari database pihak pengelola pengiriman paket, bahwa MRR sebelumnya sudah pernah 2 kali menerima paket serupa yang juga diduga berisi narkotika jenis ganja," kata Yusri.

Sampai saat ini, kata Yusri tersangka A yang buron dan masuk dalam DPO pihaknya, masih dalam proses pencarian untuk dilakukan penangkapan. "Kami masih buru A, pemasok ganja ke MRR ini," katanya.

Untuk tersangka MRR, kata Yusri, pihaknya akan menjerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) dan Pasal 115 ayat (2) sub pasal 111 ayat (2), Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara," kata Yusri.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved