Breaking News:

Protokol Kesehatan

Satpol PP Bangun Posko untuk Mengawasi Prokotol Kesehatan bagi PKL Tanah Abang selama Ramadan

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan mengatakan bahwa jika ada 8 posko yang didirikan di Pasar Tanah Abang untuk pengawasan PKL.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Alex Suban
Ilustrasi PKL Tanah Abang. Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan mengatakan bahwa jika ada 8 posko yang didirikan di Pasar Tanah Abang untuk pengawasan pedagang kaki lima (PKL) selama ramadan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan mengatakan bahwa jika ada 8 posko yang didirikan di Pasar Tanah Abang untuk pengawasan pedagang kaki lima (PKL) selama ramadan.

Bernard mengatakan pembangunan posko pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi pelanggaran protokol kesehatan ketika ada lonjakan pengunjung Tanah Abang selama ramadan.

Baca juga: Ganggu Keberadaan Kamera ETLE, Ratusan Lapak PKL dan Keberadaan Parkir Liar di Simpang SGC Dibongkar

Baca juga: Polsek Metro Tanah Abang Bagi-bagi Takjil Setiap Hari Dengan Gerobak Ramadan

"Dalam antisipasi bulan ramadan 1442, kita pertama melakukan penjagaan Tanah Abang. Kita bikin 8 pos penjagaan. Untuk memantau protokol kesehatan," kata Bernard Tambunan, Senin (19/4/2021).

Sejauh ini, dikatakan Bernard situasi di Pasar Tanah Abang kecenderung masih dalam situasi normal, belum ada lonjakan pengunjung selama ramadan ini, namun tentu pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan lain.

"Sejauh ini masih normal, untuk itu kita selalu melakukan pengawasan. Ada 150 personil yang kita libatkan di delapan posko itu," katanya.

Baca juga: KRL Lintas Tanah Abang-Sudimara Masih Lumpuh, PT KCI Masih Evakuasi Pohon Tumbang di Lintasan KA

Baca juga: Pasar Kebon Melati Tanah Abang Terbakar, Pasar Jaya Bakal Membangun Kembali Pasar Tradisional Ini

Dikatakan Bernard, delapan posko itu berada di sekitar Pasar Tanah Abang hingga Jalan Jati Pinggir, Tanah Abang. Poin pengawasan yaitu memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak.

"Utamanya kita ingin memastikan bahwa prokes berjalan baik. Meski beberapa pedagang telah di vaksin, tapi jangan sampai mengabaikan prokes," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved