Breaking News:

Pekerjaan Anak-anak Jadi Ondel-ondel Jalanan Bisa Dijerat Hukuman 5 Tahun Penjara Denda Rp 500 Juta

Aturan tersebut mengatur siapapun dilarang memekerjakan dan melibatkan anak pada pekerjaan-pekerjaan terburuk.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny, mengatakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Kota Depok menindak tegas pengelola ondel-ondel yang melibatkan anak di bawah umur saat mengamen, Senin (19/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Kota Depok menindak tegas pengelola ondel-ondel yang melibatkan anak di bawah umur saat mengamen.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, penegakan aturan ini sesuai dengan imbauan Wali Kota Depok kepada camat dan lurah dalam melakukan pengawasan rumah singgah pekerja ondel-ondel, yang melibatkan anak-anak mengamen atau meminta-minta uang.

Serta sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 13 2003 tentang ketenagakerjaan pada pasal 74.

Aturan tersebut mengatur siapapun dilarang memekerjakan dan melibatkan anak pada pekerjaan-pekerjaan terburuk.

Pekerjaan terburuk yang dimaksud di antaranya segala pekerjaan dalam bentuk memperbudak atau sejenisnya.

“Pengelola ondel-ondel tidak boleh menjadikan anak-anak sebagai pengamen di jalan karena akan ditindak,” kata Lienda dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Menurut Lienda, dalam Undang Undang tersebut juga disampaikan ketentuan pidana bagi pengelola ondel-ondel yang melibatkan anak-anak.

Pada pasal 183 tercantum, barang siapa melanggar ketentuan pada Pasal 74 akan dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat dua tahun dan paling lama lima tahun atau, denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 500 juta.

Lienda menambahkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

Sinergisitas tersebut dilakukan untuk memberikanpembinaan dan penindakan bagi para pengelola pengamen ondel-ondel yang melibatkan anak.

“Sinergisitas akan kami lakukan dengan DPAPMK dalam memberikan pembinaan kepada anak-anak dan keluarganya,” tambahnya.

Kepada masyarakat Depok, Lienda mengimbau bagi yang menemukan pengamen ondel-ondel yang melibatkan anak dapat melapor ke Satpol PP Kota Depok.

“Masyarakat jangan sungkan untuk melapor, karena akan kami tindak sesuai Undang-Undang,” tuturnya.

Baca juga: Bermodalkan Tang, Obeng, Alat Pancing, Komplotan Bandit Ganjal ATM Raup Jutaan Rupiah Sekali Beraksi

Baca juga: Selain Dugaan Korupsi Pengadaan Sepatu dan Pemotongan Dana Insentif, Ada Kasus Lainnya di DPKP Depok

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved