Ujaran Kebencian

Meski Memaafkan, Kesatuan Mahasiswa Hindu Tetap Laporkan Desak Made Darmawati ke Bareskrim

Penggalan video ceramah Made mendadak viral karena sempat menceritakan pengalamannya sebagai mualaf. Dia sebelumnya menganut Agama Hindu.

Editor: Yaspen Martinus
YouTube
Desak Made Darmawati dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga melakukan penodaan Agama Hindu. 

Desak Made Dharmawati pada Sabtu (17/4/2021) malam sudah bertemu jajaran pengurus PHDI.

Dalam pertemuan itu dia menyatakan permohonan maafnya yang tertuang dalam empat poin.

Empat poin permohonan maaf itu adalah:

Baca juga: Menkes: Rebutan Vaksin di Dunia Makin Keras, Alhamdulillah Indonesia Punya Empat Sumber

1. Saya tak bermaksud dan tidak memiliki niat untuk menista dan mengolok-olok agama Hindu dan masyarakat atau umat Hindu.

Hal itu terjadi semata-mata disebabkan karena kelemahan dan kelalaian yang saya miliki.

2. Setelah memperhatikan masukan, saran dan kritik dari berbagai pihak, maka dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati.

Baca juga: Minta Ilmuwan Diskusi Pro Kontra Vaksin Nusantara, Menkes: Masa yang Debat Pemred dan Politisi?

Saya mengaku dan menyadari bahwa pernyataan saya telah menyinggung dan melukai masyarakat atau umat Hindu dan pemuka agama Hindu.

Serta kehidupan bersama antar-umat beragama yang harmoni di dalam masyarakat kita.

3. Oleh karena itu dengan kerendahan hati saya menyampaikan permohonan maaf kepada segenap masyarakat atau umat Hindu dan pemuka agama Hindu, serta segenap masyarakat Indonesia atas pernyataan saya yang keliru.

Baca juga: Kasatpol PP Bogor Biarkan Kerumunan di Megamendung, Hakim: Pimpinan Harus Cerdas Ambil Keputusan

4. Saya akan bertanggung jawab atas semua akibat yang ditimbulkan oleh kelalaian dan kesalahan saya ini.

Namun demikian, saya sangat berharap masyarakat atau Umat Hindu beserta masyarakat Indonesia, dapat menerima pernyataan permohonan maaf ini dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Dapat Diproses di Polda Bali

Anggota Komisi III DPR I Wayan Sudirta menilai ucapan Desak Dharmawati yang diduga menistakan Agama Hindu, memenuhi unsur dugaan melanggar pasal 156a KUHP.

Wayan yang pernah menangani kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, kasus Desak Darmawati terbuka untuk diproses di wilayah Polda Bali.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved