Breaking News:

Viral Medsos

Kepala Desa Bongkar Sosok Keluarga JT, Penganiaya Perawat RS Siloam Palembang, Baru Setahun Tinggal

Kepala Desa Muara Baru, Samiun mengatakan penangkapan JT tanpa sepengetahuan dirinya. JT dan Istrinya baru tinggal setahum, JT adalah suami kedua.

Editor: Wito Karyono
tribunsumsel.com/nando
Melisa (kanan) istri JT (kiri), penganiaya perawat RS Siloam Palembang saat ditemui awak media ditoko sparepart milknya yang berada di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sabtu (17/4/2021). JT rupanya suami kedua Melisa dan baru setahun tinggal lagi di Kayuagung. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALEMBANG -- Kasus penganiayaan perawat Rumah Sakit Siloam, Palembang, masih bikin penasaran.

Pelaku berinisial JT sudah ditangkap polisi dan tampaknya akan berlanjut ke ranah hukum.

Apalagi istri JT juga mengadukan sang perawat ke polisi dan siap buka-bukaan dipersidangan atas kasus itu.

Baca juga: Penganiaya Perawat di RS Siloam Ditangkap, Sang Istri Tidak Terima, Siap Melapor Balik

Baca juga: Penganiaya Perawat Rumah Sakit Siloam Tidak Garang Lagi, Pasrah Saat Digelandang ke Polres Palembang

Sambil menunggu kelanjutan persidangan, wartawan Tribun Sumsel mendatangi rumah JT.

JT (38), pelaku penganiayaan perawat RS Sialoam Sriwijaya Palembang, CRS (28) dibekuk polisi, Jumat (16/4/2021). Selain ucapkan permintaan maaf di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021), terungkap akan motif pelaku aniaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang yang terjadi Kamis (15/4/2021).
JT (38), pelaku penganiayaan perawat RS Sialoam Sriwijaya Palembang, CRS (28) dibekuk polisi, Jumat (16/4/2021). Selain ucapkan permintaan maaf di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021), terungkap akan motif pelaku aniaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang yang terjadi Kamis (15/4/2021). (Kolase Wartakotalive.com/TribunSumsel/Pahmi Ramadhan/Istimewa)

Di rumahnya, Villa Kuda Mas, Desa Muara Baru, Kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir, JT ditangkap polisi pada Jumat (16/4/2021) malam.

Kepala Desa Muara Baru, Samiun mengatakan penangkapan tersebut tanpa sepengetahuan dirinya.

"Kemaren malam saya kebetulan tidak berada di lokasi saat dilakukan penangkapan." Karena memang tidak ada pengetahuan maupun pemberitahuan sama sekali,"

"Saya kaget waktu kemarin siang melihat di televisi dan media sosial, kalau warga sini yang sering dipanggil Tomi itu (JT) sudah menjadi tersangka atas kasus penganiyaan," jelasnya saat ditemui Tribunsumsel.com, Minggu (18/4/2021) siang.

Baca juga: Dugaan Penodaan Agama, Polri Segera Masukkan Jozeph Paul Zhang ke Daftar Buronan

Dikatakan lebih lanjut, terkait peristiwa penganiayaan yang terjadi.

Ia tidak mengetahui secara pasti dan enggan berkomentar banyak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved