European Super League

European Super League Trending, UEFA Mengecam Habis, Benarkah Perlawanan Terhadap Mafia UEFA?

Sedang trending munculnya European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa (LSE). UFA Mengecam, ESL diduga perlawanan terhadap mafia UEFA

Editor: Wito Karyono
Twitter
Sedang geger pembentukan European Super League (ESL) terdiri dari 12 tim elit Inggris, Spanyol dan Italia. Diduga pembentukan ESL sebagai protes terhadap mafia UEFA. Pihak UEFA sendiri mengecam ESL 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sedang trending munculnya European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa (LSE).

ESL atau LSE baru saja diumumkan beranggptakan 12 tim besar Eropa.

Mereka adalah Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Inter Milan, AC Milan, Juventus, Liverpool. Chelsea, Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal.

UEFA tidak setuju dengan ESL bahkan mengancam akan memberikan sanksi tegas.

European Super League (ESL) trending karena melakukan pembentukan kompetisi sendiri di luar badan UEFA. ESL diduga sebagai bentuk protes atas mafia di UEFA.
European Super League (ESL) trending karena melakukan pembentukan kompetisi sendiri di luar badan UEFA. ESL diduga sebagai bentuk protes atas mafia di UEFA. (Twitter)

Berikut cuitan netizen atas trending European Super League dengan Florentino Perez diduga sebagai otaknya.

Baca juga: Napoli vs Inter Milan Berbagi Angka 1-1, Napoli Gagal Salip Juventus di Zona Liga Champions

Baca juga: Neymar Bertahan di PSG, Pastikan Tiket Semifinal Liga Champions Setelah Singkirkan Bayern Munich

@Prakasa0: Tanpa kehadiran mereka UEFA bisa apa? Dukung European Super League

@nikopurba: Suara publik sepakbola terpecah menanggapi pengumuman European Super League (ESL). Gila emang Don Agnelli

@Rizqjo: European Super League, perlawanan dari para elit untuk para elit. Upaya pengerukan uang besar dari tambang rumput hijau. Menarik disimak kelanjutannya, mungkinkah ada kesepakatan model bisnis oleh kedua kubu elit ESL dan (UEFA dan cukongnya)

@FaktaSepakbola: Dilansir dari @abc_deportes UEFA & Florentino Perez sempat setuju untuk ganti format UCL saja, dan tidak akan mengadakan European Super League. Tapi kemudian, diam-diam Perez mengajak 12 klub lain membuat ESL sendiri. El Mafisioso Del Escobarito Don Pablo Florentino Le Perez Wajah tersenyum berkacamata hitam

Baca juga: IIMS Hybrid 2021 Hadirkan Promo Tiket Masuk dengan Swab Antigen dan GeNose

@lutfiiardiva: ya kembali lagi ini semua karena MAFIA UEFA now i get it , European Super League

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved