Breaking News:

Anggota Banser Jombang Ini Meninggal Dunia Saat Imami Salat Witir, Ambruk Ketika Sujud

Khadisin tak sadarkan diri saat sedang menjadi imam Salat Witir di Musala Al-Hidayah Pandean, Miagan, Mojoagung, Jombang.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Bangka
Khadisin (61) anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jombang meninggal dunia saat menjadi imam salat witir Sabtu (17/4/2021) malam kemarin. Khadisin tak sadarkan diri saat sedang menjadi imam Salat Witir di Musala Al-Hidayah Pandean, Miagan, Mojoagung, Jombang. 

Khadisin dikenal sebagai sosok yang loyal dan ramah.

Ia menghembuskan napas terakhirnya saat hendak sujud.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang Zulfikar Damam Ikhwanto mengatakan, sosok Khadisin sama seperti anggota Ansor atau Banser lainnya.

Yakni memiliki peran dalam menghidupkan fungsi keagamaan Islam Rahmatan Lillalamin khas amaliyah Nahdlatul Ulama (NU) ditengah masyarakat yang berada di dekat tempat tinggalnya.

Usia anggota yang terbilang matang, kerap menjadikan para anggota atau kader Ansor dan Banser mendapat tempat khusus di tengah masyarakat dengan menyandang sebutan tokoh atau pemuka agama.

"Ya menjadi aktivis di masjid, di langgar, di musala wilayah, atau di rumahnya masing-masing. Biasanya begitu," ujar Gus Antok, sapaan akrabnya, saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (18/4/2021).

Sosok Khadisin sebagai kader Ansor dan Banser memang dikenal loyal. Pria berkumis itu menjabat sebagai anggota Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Mojoagung, Jombang.

Baca juga: Meski Bulan Ramadan, Wanita di Malang Ini Nekat Tetap jadi PSK, Alasannya Demi Hidupi 5 Anaknya

Baca juga: Hasil Survei Ini Sebut Tak Berlebihan jika Nadiem Makarim Di-Reshuffle, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Ali Ngabalin Bocorkan Pekan Ini Ada Reshuffle, Yasonna Laoly Dianggap Layak Diganti Menurut Survei

Perangainya yang supel, ramah dan mudah akrab dengan banyak orang. Membuat sosok Khadisin begitu dekat bagi rekan sesama organisasi.

Khadisin, ungkap Gus Antok, adalah kader sekaligus sahabat yang tak pernah pilih-pilih dalam menjalankan tugas. Kendati usianya terbilang senior, Khadisin selalu siap sedia dalam mengemban amanat tugas organisasi.

"Beliau enggak ada kata 'tidak siap', gitu ya. Salawatan, siap. nge-PAM untuk pengamanan juga siap. Bahkan jaga Kantor PCNU yang ada di Mojoagung itu pun siap," pungkasnya.

(TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Khadisi Banser yang Wafat Saat Imami Salat Witir Dikenal Ramah, Saksi: Ambruk Saat Mau Sujud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved