Breaking News:

VIDEO Melihat Profesi Pengecer Ikan di Muara Kalibaru, Belanja Langsung di Laut Lalu Jual di Darat

Kesuksesan sebagai pengecer tergantung kepintaran dan kemampuan komunikasi dengan nelayan dan juga pedagang.

Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Abdurahman, seorang pengecer ikan di Muara Kalibaru, Jakarta Utara. 

Masa itu, Aco menjelaskan memanfaatkan waktu untuk merawat kapal miliknya.

Ada pun resiko-resiko melaut dijelaskan oleh Aco adalah saat badai.

"Jika sebelah utara udah terlihat badai, saya biasanya pulang saja. Saya tak berani. Ombaknya bisa dua meteran lebih. Kapal saya tak kuat," paparnya.

Selain itu, acap pula kapalnya bocor karena tergores kayu di pesisir pantai, bekas penambak karang hijau.

Lem air pun menjadi pilihan sementara untuk menambal bagian yang bocor.

"Kalau resiko-resiko sepertu itu sih sudah biasa bagi kami ya. Makanya sebelum berangkat, semuanya harus siap, termasuk jangkar. Itu penting. Bagi saya pribadi, saya menghindari namanya berangkat malam. Saya masih takut," ucapnya sembari tertawa.

Meski usahanya terlihat menggiurkan, Aco menjelaskan, tak jarang pula dirinya merugi.

"Namanya juga dagang ya. Apalagi ikan masuk dari Lampung, atau daerah Jawa lainnya. Harga tiba-tiba turun. Kadang bisa minus Rp.600.000. Tidak menentulah. Namun, selama sebagai pengecer, saya masih untung kok. Bahkan modal awal sudah kembali," tutupnya semringah.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved