Breaking News:

VIDEO Melihat Profesi Pengecer Ikan di Muara Kalibaru, Belanja Langsung di Laut Lalu Jual di Darat

Kesuksesan sebagai pengecer tergantung kepintaran dan kemampuan komunikasi dengan nelayan dan juga pedagang.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Abdurahman, seorang pengecer ikan di Muara Kalibaru, Jakarta Utara. 

Dalam proses negoisasi di lautan, mirip dengan jual beli dagangan di darat.

Bedanya hanya satu, alat yang digunakan hanya sebuah keranjang trissa.

Seiring berjalan waktu, Aco punya modal di atas Rp. 1.000.000.

Saat ini dirinya bahkan sering melaut dengan membawa modal Rp.4.000.000, lalu belanja.

Baca juga: KISAH HEROIK Nelayan di Berau Selamatkan Warga Malaysia yang Terombang-ambing Selama 10 Hari di Laut

"Satu tris penuh biasanya saya tembak harganya. Kadang Rp. 1.000.000, kadang Rp.1.100.000. Untuk besaran berapa Kilo kadang pakai feeling saja. Biasanya ikan teri dan udang harganya beda-beda," tambahnya.

Agar ikan tetap segar, Aco punya trik sendiri. Ia membawa bongkahan es. 

Jika ikan berhasil ia beli, maka pertama kali yang dilakukan adalah memasukkan es ke dalam sebuah drum plastik, baru memasukkan ikan yang dibeli tadi, lalu kembali memasukkan es, agar ikan selalu segar.

"Saya biasanya jual ke Muara Angke. Kadang disini juga, kan sudah ada langganan," ucapnya sembari tertawa.

Biasanya dirinya mendapat laba bersih Rp.150 ribu per harinya.

Namun, pada bulan purnama, Aco menjelaskan nelayan tak bisa melaut, karena air pasang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved