Jumat, 1 Mei 2026

Takjil di Jalan Panjang Kebon Jeruk, Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima

Jumlahnya ada sekira lebih dari 15 pedagang yang berjejer menjajakan dagangan. Tidak jarang, satu pedagang dikerumuni oleh para pembeli.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Desy Selviany
Pembeli berburu takjil di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (18/4/2021) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sudah puluhan tahun Ivan (40) berlangganan membeli takjil di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Harga kaki lima rasa bintang lima menjadi alasan Ivan setia berlangganan berbelanja takjil di Jalan Panjang.

Setiap Ramadan tiba, suasana Jalan Panjang memang lebih riuh dari biasanya. Sedari pintu masuk Jalan Haji Domang sampai Bank Danamon Kebon Jeruk, dipadati pedagang kaki lima (PKL) yang berjejer menjajakan dagangannya.

Para pedagang musiman itu hanya muncul saat Ramadan saja. Mereka memanfaatkan meja dan payung seadanya. Meski demikian dagangan mereka selalu menjadi buruan warga yang ingin berbuka dengan menyantap takjil. Tidak hanya itu aneka minuman dan makanan yang disodorkan seperti memanjakan warga yang inin berbelanja karena mereka dihadapi banyak pilihan.

Baca juga: Hambali Tholib Gelandang Persebaya Surabaya Memilih Tinggal di Surabaya Untuk Sembuhkan Cederanya

Baca juga: Presiden Jokowi dan Menlu Retno Akan Terima Kunjungan Menlu Iran Besok

Beraneka ragam yang ditawarkan pedagang di kawasan itu. Mulai dari kue-kue manis, gorengan, lemang, es buah, Dimsum, Siomay, lemang, hingga kolak, dan candil. Juga ada makanan ‘berat’ yang dibawa pulang dan disantap di rumah.

Jumlahnya ada sekira lebih dari 15 pedagang yang berjejer menjajakan dagangan. Tidak jarang, satu pedagang dikerumuni oleh para pembeli.

Ivan yang merupakan warga Jalan Anggrek, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengaku banyak pilihan yang bisa dibeli di kawasan itu. Berbelanja takil di Jalan Panjang, ini sudah seperti tradisi setiap bulan Ramadan. “Orangtua saya dulu juga langganan belanja takjil di sini. Nah, sekarang diteruskan oleh anak-anaknya,” ujar Ivan, Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Serangan Udara Israel Kembali Sasar Fasilitas Pelatihan di Gaza

Baca juga: Iran Tolak Klaim Insiden Pesawat Ukraina yang Menewaskan 176 orang Tahun Lalu Sengaja Ditembak

Ivan menyebut, lokasi sentra takjil ini tidak jauh dari rumahnya. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan. “Tapi, selain itu, takjil yang dijajakan bervariasi dan tidak hanya warga sekitar yang beli. Banyak juga warga dari mana saja yang kebetulan melintas atau memang niat membeli takjil di Jalan Panjang.

“Rasanya enak. Sama seperti rasa-rasa di toko-toko kue,” ungkapnya. Setiap belanja takjil di Jalan Panjang untuk berbuka keluarga, Ivan hanya merogoh kocek Rp 50.000 untuk beragam jenis jananan. “Biasanya saya membeli kue-kue manis dan asin untuk berbuka di rumah,” ujar Ivan.

Warga lainnya, Dika (30), juga selalu berbelanja takjil di Jalan Panjang. Warga Kembangan, Jakarta Barat ini mengatakan, harga jajanan yang dijual di kawasan ini relatif murah. “Berkisar Rp 5.000 sampai Rp 10.000. Harganya sama seperti di sentra-sentra takil di tempat lain,” ujarnya.

Dika mengaku setiap bulan puasa bersama istrinya kerap menyambangi Jalan Panjang untuk berbelanja takjil. “Pilihannya beragam, harganya juga murah,” terang Dika. Dika menyebut takjil favorit di Jalan Panjang ialah aneka macam gorengan dan es buah.

Baca juga: KAI Daop 1 Klaim Belum Ada Kenaikan Jumlah Penumpang di Akhir Pekan

Baca juga: Hadroh Ponpes Syababul Rahman Bojonggede Bogor Raih Berbagai Prestasi, Inilah Rahasianya

Sementara, pantaua di lokasi, sejak pukul 16.00, para pedagang takjil di Jalan Panjang sudah mulai bersiap-siap menata dagangan masing-masing.

Aneka minuman dalam kemasan gelas plastik dipajang sedemikian rupa hingga menarik perhatian calon pembeli. Demikian juga beragam gorengan atau makanan ringan yang dikemas menggunakana kotak plastik transparan dan ditata rapi per kotaknya.

Sementara, ada juga beragam gorengan yang diletakkan di wadah plastik maupun stainless stell sehingga memudahkan calon pembeli untuk memilih dan mengmaibl makanan yang diinginkan. Namun, lantaran banyaknya warga yang menyerbu kawasan itu, arus lalu lintas di kawasan itu kerap kali tersendat.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved