Breaking News:

Rakernas Investor

Rapat Kerja Investor Nasional Madani Hasilkan Beberapa Keputusan Penting di Kota Tangerang

Rapat kerja DPP Perkumpulan Investor Nasional Madani (INM) periode 2021-2026 menghasilkan beberapa keputusan penting.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Rapat kerja DPP Perkumpulan Investor Nasional Madani (INM) periode 2021-2026 yang dipimpim langsung Ketua Umum INM Zulfikar Hamonangan menghasilkan beberapa keputusan penting. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Rapat kerja DPP Perkumpulan Investor Nasional Madani (INM) periode 2021-2026 yang dipimpim langsung Ketua Umum INM Zulfikar Hamonangan menghasilkan beberapa keputusan penting.

Raker ini digelar di Ruang Rapat Sekretariat INM Menara Gama lantai 5, Jalan KH Maulana Hasanudin Nomor 1A Kelurahan Poris Jaya, Kota Tangerang, akhir pekan ini.

Raker dihadiri yang dihadiri para pengurus harian DPP INM ini berjalan demokratis, egaliter, dan lancar hingga dini hari.

Zulfikar menjelaskan, beberapa keputusan rapat kerja tersebut, yakni merombak susunan pengurus DPP INM, merombak susunan Dewan Pembina, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar, serta membuat agenda program kerja tahun 2021 sampai dengan 2026.

Baca juga: Perencana Keuangan: Investor Saham Pindah ke Kripto untuk Tutup Kerugian 

"Dalam lima tahun ke depan, INM akan lebih terfokus untuk meningkatkan target anggota yang merupakan para pengusaha agar dapat bergabung menjadi pengurus baik di pusat dan daerah," kata Bang Zul, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan INM adalah organisasi para pengusaha yang merupakan investor yang pro rakyat dan ingin meningkatkan target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia emas.

Menurutnya, INM akan sejalan dengan konsep pemerintah yang belum lama ini membentuk lembaga baru bernama Lembaga Penjamin Investasi atau LPI.

"Sehingga pemikiran-pemikiran yang dibutuhkan LPI dapat sejalan dengan pemikiran para pengusaha swasta lokal yang ada di INM. Organisasi kami memiliki SDM yang cukup dalam melengkapi kegiatan LPI ke depan sebagai program hubungan antara investor dan pemerintah," kata anggota Komisi VII DPR RI itu.

Namun, kata Bang Zul, INM yang dipimpinnya perlu mempertanyakan tentang keberadaan LPI sebagai lembaga penjamin investasi yang merupakan wadah para investor.

"LPI perlu keterbukaan. Apa yang dimaksud dengan jaminan atas investasi yang ada," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved