Breaking News:

Pemkab Purwakarta Kerahkan Tim Pengawas Untuk Pastikan Pelaksanaan Ibadah Ramadan Sesuai Prokes

Pemkab Purwakarta mengerahkan tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan ibadah di Bulan Ramadan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Warta Kota/Muh Azzam
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, meneluarkan aturan kepada semua pegawainya untuk melakukan tadarusan sebelum bekerja selama bulan puasa ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, PURWAKARTA - Pemerintah memperbolehkan pelaksanaan kegiatan ibadah salat tarawih di masjid selama bulan Ramadan. Meskipun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

Bupati Purwakarta Provinsi Jawa Barat Anne Ratna Mustika, mengatakan masyarakat wajib mensyukuri atas diperbolehkan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid selama Ramadan.

Meskipun demikian pelaksanaanya harus menerapkan protokol kesehatan karena situasi masih pandemi corona.

Baca juga: Warga Ciampea Bogor Abaikan Protokol Kesehatan demi Dapatkan Uang dari Program BPUM

"Jadi betul Ramadan tahun ini masih sama ditengah pandemi covid 19, cuman memang agak sedikit berbeda karena  tahun kemarin puasa ada penerapan PSBB secara serentak di seluruh daerah. Sekarang ini sudah longgar aktivitas warga menjalankan ibadah di bulan ramadan mulai menjalankan tarawih di masjid diperbolehkan tentu pakai prokes," katanya, saat ditemui di Balai Nagri Purwakarta, pada Jumat (16/4/2021).

Anne menuturkan tentu hal ini sangat disambut baik masyarakat yang sangat rindu datangnya bulan Ramadan dan dapat melaksanakan ibadah secara leluasa.

"Tentu saja, masyarakat sangat-sangat antusias. Tapi saya tekannya prokes menjadi kewajiban untuk diterapkan," imbuh dia.

Baca juga: Bupati Purwakarta Tetapkan Aturan Ketat pada Restoran dan Tempat Makan, Transaksi hanya Take Away

Ia melanjutkan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dlam pelaksanaan ibadah, pihaknya mengerahkan tim pengawas khusus setiap kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

"Bagaiaman pengawasannya oleh satgas di lingkungan masing-masing, pak camat kelurahan desa juga ikut mengawasi tentu bersama aparat kepolisian dan TNI," beber dia.

Pemkab Purwakarta juga mengeluarkan aturan mengenai pelaksanaan kegiatan dan ibadah di bulan Ramadan. Imbauan ini, merujuk pada surat edaran Menteri Agama RI nomor 03/2021 tentang panduan ibadah selama Ramadhan dan idul fitri 1442 hijriah.

Baca juga: Kereta Walahar Cikarang - Purwakarta Kembali Beroperasi

Adapun salah satu poin dari edaran tersebut, yakni mengimbau para pengurus masjid/mushala untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Misalnya, membatasi jumlah jamaah dalam pelaksanaan salat tarawih. Jadi, jamaah yang hadir hanya dianjurkan 50 persen dari kapasitas tempat ibadah tersebut. Termasuk menjaga jarak satu meter antar jamaah.

"Para pengurus tempat ibadah, juga diimbau untuk menyiagakan petugas pengecek suhu tubuh, termasuk membatasi jumlah pintu masuk untuk memudahkan pengawasan penerapan prokes," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved