Breaking News:

Uji Coba PTM

Hasil Pengawasan KPAI pada Uji Coba PTM di Provinsi DKI Jakarta Oleh KPAI, Guru SD Kecapekan

Hasil pengawasan KPAI pada uji coba PTM (pembelajaran tatap muka) di DKI Jakarta di luar dugaan, yakni mayoritas guru SD mengaku kecapekan.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhammad Azzam
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti, mengatakan hasil uji coba PTM di DKI Jakarta cukup mengagetkan, karena ternyata mayoritas guru SD kecapekan jika harus mengajar tiga jam tanpa istirahat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 336 Tahun 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang melaksanakan ujicoba terbatas Pembelajaran Campuran pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan  Masyarakat, maka ditetapkanlah 85 sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK yang lolos dalam verikasi untuk menyelenggarakan PTM (pembelajaran tatap muka), baik sekolah negeri maupun swasta.

Uji coba PTM terbatas di DKI Jakarta berlangsung pada 7 April 2021 selama sekitar tiga3 jam per hari.

Namun kemudian, pada bulan ramadan terjadi pengurangan lamanya jam belajar, yang semula tiga jam per hari menjadi dua jam per hari. 

Sebelum melaksanakan piloting uji coba PTM secara terbatas, Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan beberapa kali rapat yang juga mengundang KPAI, IDAI dan stakeholder terkait untuk dimintai pendapat atau masukan. 

Bahkan, rapat terakhir dihadiri juga oleh Gubenur DKI Jakarta, perwakilan Kemdikbud dan Kementerian Agama RI. 

Baca juga: Sekolah Sambut Baik Keputusan Bersama 4 Menteri PTM Terbatas

Baca juga: Sambil Tunggu Vaksin Guru Rampung Sekolah Harus Penuhi Syarat Ini Jika Ingin Lakukan PTM di Sekolah

Komisioner KPAI, Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan sejak Januari 2021, sebelum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar uji coba PTM pada 7 April 2021, KPAI sudah melakukan pengawasan penyiapan buka sekolah pada sejumlah sekolah di DKI Jakarta.

Diantaranya SMKN 63 dan SMKN 57 Jakarta Selatan, SMKN 26 Jakarta Timur, SMKN 16 Jakarta Pusat, SMPN 30 Jakarta Utara dan SMPN 106 Jakarta Timur.   

"Namun, keenam sekolah tersebut tidak masuk dalam daftar sekolah piloting uji coba PTM secara terbatas," kata Retno, Sabtu (17/4/2021).

Berdasarkan pemantauan KPAI, kata Retno, dari daftar piloting tersebut menunjukkan bahwa jenjang pendidikan SD yang terbanyak mengikuti uji coba PTM , dan SMA yang paling sedikit.

"Bahkan tidak ada SMA Negeri yang ikut dalam piloting uji coba PTM secara terbatas di DKI Jakarta," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved