Beria Bekasi

Gerombolan Pemuda di Kawasan MM2100 Diduga Hendak Balap Liar Dibubarkan Petugas

Polres Metro Bekasi melakukan patroli skala besar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,Minggu (18/4/2021) dini hari.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Polres Metro Bekasi
Polres Metro Bekasi melakukan patroli skala besar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021) dini hari, termasuk merazia gerombolan pemuda yang diduga akan aksi balap liar. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi melakukan patroli skala besar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,Minggu (18/4/2021) dini hari.

Ada ratusan personel yang dikerahkan dalam patroli skala besar tersebut.

Aparat gabungan yakni dari Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang Barat, Cikarang Selatan, Cikarang Timur dan Cikarang Utara.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan memimpin patroli skala besar.

Hendra Gunawan mengatakan, patroli skala besar ini dalam upaya operasi gangguan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di tiga lokasi tersebut.

Tiga lokasi yakni di Cifest Cikarang Selatan, Tambun Kalimalang, dan MM 2100 Cikarang Barat.

Baca juga: Pemkab Bekasi Kembangkan Makam Pahlawan Nasional KH Noer Ali Jadi Wisata Religi

Baca juga: ASN di Kota Bekasi Bersedih, selain tak Boleh Mudik juga Dilarang Cuti pada 6-17 Mei

"Kita ingin menciptakan Kabupaten Bekasi nyaman dan aman pada saat Bulan Suci Ramahan," kata Hendra.

Kapolres menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan mencegah aksi guantibmas yang biasanya terjadi pada jam sahur sampai subuh seperti balap liar, tawuran, dan kerumunan.

“Hasilnya, pada Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat. Kami membubarkan puluhan pemuda yang berkerumunan saat akan mengadakan balap liar," kata Hendra.

"Kami bubarkan dan dilakukan penyetopan, pemeriksaan, penggeledahan kepada para pemuda di MM2100 tersebut,” ujarnya lagi.

Baca juga: Vaksinasi Bagi Tenaga Pendidik Belum Rampung, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bekasi Ditunda

Baca juga: Pandemi Covid-19 Mulai Melandai, MUI Kota Bekasi Sebut Salat Tarawih Berjamaah Dinilai Aman

Selain itu, puluhan motor tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi surat-surat, serta melanggar protokol kesehatan, ikut dirazia.

Pelanggaran yang ditemukan untuk kendaraan dan pemilik langsung dibawa ke Mapolres Metro Bekasi untuk didata dan dipanggil orang tuanya sebagai efek jera bagi masyarakat.

"Sejumlah pemuda dan motornya kami amankan ke kantor polres untuk pendataan dan dipanggil orangtuanya," ucapnya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan operasi kemanusiaan dan ketertiban masyarakat yang berpotensi menggangu ketertiban di Kabupaten Bekasi.

Tidak ada lagi komunitas atau geng motor bergerombol beralasan membagikan makanan sahur yang  kemudian timbul tawuran.

“Sudah jelas Kapolda Metro Jaya menyampaikan tidak adanya sahur on the road yang sifatnya berkerumun. Apabila ada santunan ke tunawisma itu diperbolehkan,” ucap Hendra Gunawan.

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved