Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Wakil Ketua Komisi IX DPR Tuding BPOM Main Politik dan Ingkari Pemberian Izin Uji Klinis Kedua

Sebelumnya, Melki bersama tokoh pejabat lainnya turut menjadi relawan uji coba Vaksin Nusantara.

Biro Pers Setpres/Kris
Kepala BPOM Penny K Lukito enggan berkomentar soal tim peneliti vaksin Nusantara tetap melanjutkan proses pengembangan, meski tak sesuai rekomendasi pihaknya. 

"Mestinya sudah bisa diberikan izin uji klinis tahap 2 terhadap vaksin Nusantara," ucapnya.

Menurut Melki, pada 17 Maret perstujuan sudah diberikan oleh BPOM.

Baca juga: Emil Salim: Kau Gali Lubang di Kalimantan Keluar Air, Bagaimana Bangun Kereta Api di Lahan Basah?

Perselisihan ini, menurut Melki, menimbulkan tudingan yang mengatakan jika DPR bermain politik di balik Vaksin Nusantara.

Namun, Melki mengatakan BPOM lah yang saat ini melakukan permainan politik.

"Jadi sekarang BPOM sudah main-main politik juga."

Baca juga: Rancang Ledakkan Bom di SPBU Bogor, Saiful Basri Sempat Ikuti Sidang Rizieq Shihab Tiga Kali

"Jadi mereka yang bilang kita main politik mereka main-main politik."

"DPR itu lembaga politik kita punya keputusan politik," paparnya.

Tudingan itu tampak olehnya berdasarkan BPOM yang memulai meminta dukungan dari berbagai pihak.

Baca juga: Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan, Aburizal Bakrie: Saya Pernah Utang Nyawa

Selain itu menurutnya, BPOM telah mengingkari kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Di mana setelah adanya perbaikan dari peneliti Vaksin Nusantara, maka izin akan diberikan seminggu kemudian.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved