Viral Medsos

Wakapolsek Berpangkat Iptu Digerebek Warga Bersama Istri Orang Malam-malam, Kapolres Membenarkan

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu membenarkan adanya peristiwa penggerebekan seorang pria menjabat Wakapolsek Juwiring bersama istri orang

Editor: Wito Karyono
Tribun Manado
Ilustrasi selingkuh. Seorang wakapolsek di Klaten, Jawa Tengah, digerebek warga saat sedang berdua dengan istri orang malam-malam. Wakapolsek berpangkat Iptu kini dinonaktifkan dan diperiksa 

WARTAKOTALIVE.COM, KLATEN -- Peristiwa ini mencoreng nama korps kepolisian Republik Indonesia.

Betapa tidak, seorang perwira polisi yang kebetulan menjabat Wakapolsek digerebek warga saat bersama istri orang yang suaminya sedang keluar kota.

Walapolsek berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) itu langsung di nonaktifkan dari jabatannya.

Baca juga: Dituduh Peras Rp200 Juta dan Dilaporkan, Wakapolsek Pilih Lapor Balik

Baca juga: Hasil Sementara Persib vs PS Sleman 1-1, Atraksi Gol Sundulan Kepala Saddam dan Victor Igbonefo

Karier sang polisi terancam habis.

 

Saat ini tengah diperiksa oleh institusi teratasnya, yakni polres.

Kejadian heboh itu terjadi di Desa Jetis, Kecamatan Juwiring pada Sabtu (10/4/2021) pukul 22.00 WIB.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca juga: Sinopsis Preman Pensiun 5 Episode ke 5, Kesal Dipermainkan Darman Mulai Geram dan Fokus Cari Bubun

"Ya benar, saat ini, kita sedang periksa," terangnya kepada TribunSolo.com, Kamis (15/4/2021).

Adapun oknum itu tertangkap basah warga di sebuah rumah bersama ibu rumah tangga (IRT) yang suaminya di luar kota.

Kapolsek Juwiring Iptu Sumardi menjelaskan, pasca peristiwa tersebut oknum polisi tersebut dinonaktif dari jabatannya.

"Benar, itu Wakapolsek Juwiring berinisial Iptu SGY dan saat ini sudah dinonaktifkan," ucap dia.

Baca juga: Jadwal Imsak Hari ke 5 Ramadan 1442 H Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi & Sekitarnya, Sabtu (17/4/2021)

Sumardi mengatakan kasus oknum polisi tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Klaten.

"Diperiksa oleh Provos Polres Klaten," ungkapnya.

Sumardi menambahkan, pihaknya menyayangkan adanya anggotanya yang terciduk tengah berkunjung di rumah seorang warga.

"Seharusnya, dia bisa memberikan contoh yang baik pada warga, karena pada prinsipnya Polri adalah penganyom, pelindung serta pelayan masyarakat," tegasnya.

Baca juga: Berziarah ke Makam Pahlawan KH Noer Ali, Jadi Pilihan Wisata Religi saat Bulan Ramadan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved