Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Terkait Isu Jual Beli Jabatan, Pengamat Sebut Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar Bakal Diganti

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar paling disorot di reshuffle kabinet

Dok. Humas Kemendes PDTT
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memberikan paparan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi, Sabtu (16/1/2021). Kini ia masuk daftar menteri yang bakal diganti versi pengamat terkait jual beli jabatan di kementriannya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Nama-nama Menteri Kabinet Jokowi yang bakal kena reshuffle kabinet terus bermunculan.

Sebelunya Kepala Staf Presiden Moeldoko, Mendikbud Nabiel Makarim, Menaker Ida Fauziah, Mentan Sahrul Yasin Limpo diisukan bakal diganti.

Dan yang terbaru kini adalah Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar.

Baca juga: PKB Sebut Salah Satu Menteri yang Akan Diganti dalam Reshuffle Kabinet Berinisial M, Moeldokokah?

Baca juga: 3 Alasan Reshuffle Kabinet akan Dilakukan Pekan Ini dan Daftar Menteri Layak Diganti Berbagai Versi

Alasannya terkait isu jual beli jabatan di kementrian yang dipimpin kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tersebut.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai, para menteri yang datang dari partai politik sulit digantikan  ke tokoh profesional.

"Paling-paling juga digeser-geser ke kementerian lain," kata Ujang saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (17/4/2021).

Ujang menilai, sosok menteri yang sedang menjadi sorotan adalah Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar.

Baca juga: 7 Fakta Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam, Pelaku Lelah, Kondisi Korban, Ancaman 2 Tahun Penjara

Hal tersebut terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan kementerian Desa PDTT.

Menurut Ujang, pola reshuffle bisa dilihat dari para menteri-menteri sebelumnya.

"Walapun berkasus menteri dari partai. Seperti Edy Prabowo (Partai Gerindra,red), tetap dikasih jatah, hanya digeser ke Kementerian Pariwisata (Sandiaga Uno)," jelas Ujang.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved