Vaksinasi Covid19

Siti Fadilah Supari: Kalau Vaksin Nusantara Berhasil, Pemerintah Ikut Untung, Jangan Ditebang Dulu

Selain bisa memproduksi vaksin Covid-19 sendiri, Indonesia juga diuntungkan karena akan memperoleh nama baik di mata dunia.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari minta penelitian vaksin Nusantara yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto, jangan dijegal di tengah jalan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan, negara akan ikut diuntungkan bila penelitian vaksin Nusantara yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto, berhasil.

Selain bisa memproduksi vaksin Covid-19 sendiri, Indonesia juga diuntungkan karena akan memperoleh nama baik di mata dunia.

"Menurut saya pemerintah harusnya Tut Wuri Handayani."

Baca juga: Rizieq Shihab Raih Gelar Phd dari USIM, Kuasa Hukum: Terima Kasih Polri

"Silakan melakukan penelitian, dipantau sampai dapat hasilnya."

"Toh, nanti kalau hasilnya baik, pemerintah juga ikut beruntung, karena kita juga dapat nama," ujar Siti saat berbincang dengan Tribun Network, Jumat (16/4/2021).

Atas dasar itu, Siti berharap agar ide Terawan mengembangkan vaksin Nusantara dengan metode dendritik autolog, tidak dijegal di tengah jalan.

Baca juga: Tonjolkan Politik Identitas, PAN Ogah Ikut Wacana Poros Islam di Pemilu 2024

Penelitian Terawan terhadap sel dendritik untuk meningkatkan imun tubuh manusia agar terhindar dari Covid-19, menurut Siti, harus terselesaikan.

"Kalau ada orang yang mempunyai pemikiran, mbok jangan ditebang dulu."

"Dilihat dulu, mudah-mudahan berhasil," kata Siti.

Baca juga: Yusril Setuju Wacana Poros Islam di Pemilu 2024, PBB Bakal Aktif dalam Pertemuan Selanjutnya

"Kalau memang tidak berhasil ya sudah, ternyata hipotesis Anda (Terawan) salah."

"Tapi kalau tiba-tiba ditebang, tidak boleh meneliti, itu rasanya kok tidak Pancasilais. Menjegal ide anak bangsa," sambung Siti.

Siti sekaligus mengharapkan agar penelitian Terawan tentang vaksin Nusantara tidak dikait-kaitkan dengan politik.

Baca juga: Mahal dan Tak Fleksibel, Epidemiolog Sebut Vaksin Nusantara Tak Cocok di Situasi Pandemi Covid-19

Menurutnya, hal itu justru dapat menimbulkan simpang-siur di tengah masyarakat.

"Jangan dikait-kaitkan dengan politik, jangan dirumorkan dengan urusan simpang-siur. Sebetulnya tidak simpang-siur," ucap Siti.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved